Tuesday, May 24, 2016

Komunitas The Sundulers

Lupa tepatnya kapan, tiba-tiba saya dicemplungin oleh teman-teman sesama kesundulan ke sebuah komunitas bernama The Sundulers. Alasan mereka, karena saya hamil adik ketika kakak baru berusia 10 bulan. Jadi menurut mereka saya masuk dalam kriteria kesundulan.

Awal saya nyemplung disana, jujur saya merasa aneh. Karena isinya curhatan emak-emak mulu. Pikir saya ini emak-emak sudah beranak dua kok ya ngeluh mulu.


Tapi semakin lama saya disana, dan mengalami sendiri hebohnya kesundulan, membuat saya mulai bisa paham dan maklum. Gimana nggak maklum, wong terkadang saya juga sering ikutan heboh buang uneg-uneg disana. Iyaaa cuman sekedar buang uneg-uneg aja :D
Setelah dipikir-pikir, secara nggak langsung mereka juga mengajari saya untuk belajar empati dengan terjun langsung sebagai salah satu bagian dari emak-emak kesundulan. Seperti kutipan salah satu semboyan, kalo nggak ngalamin sendiri mana ngerti.

Ketika banyak yang menyalahkan dan menyudutkan keputusan saya untuk menjadi emak kesundulan, mereka justru memberi support untuk terus "maju tak gentar" menjadi emak-emak kesundulan. Saat saya kebingungan memposisikan diri ketika awal-awal adik lahir, mereka juga selalu memberi dorongan semangat, dan selalu berpesan untuk tidak menyerah bersabar. Menurut mereka, suatu saat saya pasti akan menemukan ritme yang tepat untuk meg-handle duo bocils, dan saat ritme itu datang saya akan bisa lebih santai menghadapi kerempongan menjadi emak-emak kesundulan :D

Semakin kesini saya semakin menyadari, anak itu adalah amanah yang harus dijaga. Nah ternyata menjaga amanah-amanah ini tak semudah membalikkan telapak tangan. Seperti curhatan teman kuliah saya, coba ya ngasuh anak itu dulu ada kuliahnya ya, mungkin kita ikut remedial mulu. Mau contekan kayak apa juga ga mungkin bisa karena karakter tiap anak itu berbeda-beda :)

Komunitas The Sundulers ini memang dibuat oleh sang owner dengan tujuan, selain untuk sharing tentang ilmu parenting anak-anak kesundulan (yang ternyata sering tidak sesuai dengan teori yang ada selama ini, sehingga diperlukan sedikit "improvisasi" saat praktek), juga sebagai tempat emak-emak kesundulan "nyampah".

Kenapa harus nyampah sih? Nggak bersyukur ya?

Bukan nggak bersyukur, tapi lebih demi menjaga "kewarasan" otak para emak-emak kesundulan :D
Yeah, "waras" ketika menghandle duo bocils itu perlu. Ternyata rewel dan tantrumnya anak itu terkadang juga bisa bikin otak berasa cupet lo. Kalo yang rewel satu sih mungkin masih ada jedah kita untuk menjernihkan pikiran ya, nah bisa dibayangkan kalo dua-duanya estafet rewel gantian. Mending kalo rewelnya tau penyebabnya, lah kalo nggak tau penyebabnya? Yang ada lama-lama emaknya bisa ikutan rewel juga, atau lebih tepatnya emaknya bisa jadi frustasi.

Oh iya, sebelum menjadi anggota The Sundulers, kebanyakan dari kami melewati masa penantian mendapatkan buah hati yang cukup lama. Dulu jangankan bisa kesundulan, bisa hamil saja rasanya luar biasa. mungkin itu juga yang menyebabkan banyak diantara kami yang memutuskan untuk tidak menunda-nunda kehamilan berikutnya.

Beberapa dari kami dulunya bertemu di komunitas Aku Ingin Hamil, kemudian berlanjut di komunitas Mammamia. Lalu hingga beberapa teman kesundulan akhirnya memutuskan membuat komunitas The Sundulers dengan alasan banyak dari kami yang tidak bisa menemukan jawaban spesifik atas problematika emak-emak kesundulan.

Mungkin ada yang bilang, ah lebay ah...apa bedanya punya anak satu dan dua atau bahkan lebih? Kalo menurut beberapa teman dan saya yang mengalami kesundulan, jangankan anak satu dan dua, sama-sama dua anak tapi berbeda jarak juga bisa berbeda lo pengalamannya. Emak-emak kesundulan dan emak-emak beranak kembar menurut kami juga pasti beda pengalamannya.
Kok bisa? Apa bedanya? Bedanya dari segi kemandirian si anak yang bisa berimbas pada banyak hal, misalnya

  • Saat menyusui
- Ibu dengan anak usia terpaut agak jauh, biasanya tidak perlu pusing mikir si kakak
- Ibu dengan anak kembar, pasti ribet nyusuin dua bayi yang sama-sama masih belajar menyusu
- Ibu kesundulan yang memutuskan tandem, bisa dipastikan posisi nyusuinnya bisa jungkir balik akrobat. Kata siapa si kakak bisa serta merta diberi pengertian untuk mengalah nyusu gantian sama si adik. Yang ada semakin di suruh ngalah justru semakin ngamuk jealous.

  • Saat acara mandi anak
- Kakak dengan jarak usia terpaut jauh dengan si adik biasanya sudah bisa mandi sendiri, jadi ini bisa memperingan kerja si ibu.
- Ibu dengan bayi kembar, ketika kembar lahir ibu mungkin harus kerja dua kali memandikan si kembar secara bergantian.
- Ibu kesundulan, saat hamil besar harus berjuang keras membantu si kakak mandi. Lalu ketika adik lahir, ibu harus kerja dua kali memandikan kakak-adik secara bergantian.

  • Saat makan
- Ibu dengan anak yang berusia terpaut jauh, ketika adik mulai mpasi di usia 6 bulan, memang harus menyiapkan dua menu. Satu untuk kakak, satu lagi untuk adik spesial no gula garam. Tapi si kakak mungkin sudah bisa mandiri makan sendiri.
- Ibu dengan anak kembar, mungkin bisa lebih menghemat waktu karena jadwal menu si kembar sama
- Ibu dengan anak kesundulan, harus menyisihkan sedikit waktu untuk menyiapkan dua menu, dan menyuapi kakak-adik secara bergantian. Bahkan adakalanya ketika si kakak baru makan satu atau dua suap, tiba-tiba si adik minta nenen. Disini ketrampilan ibu kesundulan untuk bisa menyuapi sambil akrobat nyusuin si adik benar-benar diperlukan. Kecuali, kalo ada yang bisa dimintain bantuan buat gantiin nyuapin si kakak. Itupun, beberapa kali si kakak juga maunya tetep sama ibunya.

Selain di atas mungkin masih banyak lagi hal yang membedakan, oleh karena itu seperti kata owner The Sundulers, komunitas The Sundulers ini memang dibuat untuk emak-emak kesundulan yang ingin mencari solusi atas sikon kesundulannya selama ini, yang mungkin tidak bisa didapat di tempat lain.

Adapun ilmu yang pernah saya dapat dari komunitas The Sundulers ini, diantaranya :

  • Tips mengkondisikan rumah saat hamil besar, dan harus mengejar-ngejar si kakak
  • Saat adik lahir, bagaimana agar kakak tidak cemburu dengan adik. Sehingga nantinya tidak berujung dengan kondisi sibling rivalry
  • Apabila si kakak masih asi disaat adik lahir atau biasa disebut tandem, bagaimana cara mengatasinya tanpa harus menyerah stop asi untuk si kakak sebelum usia 2 tahun. Bahkan owner dari komunitas ini dengan baik hati dan sukarela mau berbagi tips posisi tandem disaat emergency. Emergency disini yaitu ketika saya di rumah tidak ada yang membantu menenangkan kakak dan adik yang sedang tantrum rewel bersamaan karena yayahnya yang masih sibuk kerja demi sesuap berlian. Eh, sekarung berlian maksudnya :p
  • Tips menyusui disaat hamil atau sering didebut NWP (nursing while pregnant)
  • Menghadapi kondisi saat salah satu dari kakak-adik sakit bergantian atau bahkan mungkin sakit berjamaah
  • Manajemen pikiran disaat semua anak kompak rewel bikin stres emaknya :D
  • Pilihan KB yang oke. Loh kok KB? Katanya dulu ga mau nunda-nunda lagi? Iya sebenarnya KB bukan untuk nunda-nunda, tapi kalo kata suami harus lebih di atur dan di "manajemen" lagi jarak usia anak-anaknya. Biar ga heboh mulu.
  • Tips tetap oke demi suami. Nggak usah muluk-muluk jauh bayangin pake make up lengkap ala artis korea sih ya. Buat kami yang penting bisa cerah ga kusem apalagi kumel aja udah luar biasa lega *ya meskipun faktanya saya masih sering kusem saking hebohnya sama duo bocils :D


Selain berbagi ilmu, dan tempat nyampah alias curhat ala emak-emak kesundulan, serunya lagi member komunitas ini di whatsapp juga sering mengadakan kuis buat seru-seruan sebagai penghilang stres.

Komunitas The Sundulers ini tidak hanya berupa grup sosmed di FB, tapi ada juga grup whatsapp nya. Oh iya sebenarnya ada blog nya juga sih. Awalnya blog The Sundulers dibuat dengan "niat" berisi kumpulan cerita suka duka para emak-emak kesundulan. Tetapi, mungkin dikarenakan keterbatasan waktu dari admin blog the sundulers mengejar dua bocilnya, jadi blognya agak sedikit kurang aktif :D

Sebagai tambahan, komunitas ini dikhususkan hanya untuk para emak-emak aja ya.



Alamat Blog The Sundulers, bisa dilihat di :
www.thesundulersblogspot.co.id
Komunitas The Sundulers di FB

noted :
Tulisan ini didedikasikan untuk komunitas The Sundulers, sebagai ungkapan terimakasih karena "pantang lelah"  memberi support kepada sesama emak-emak kesundulan.

2 comments:

  1. Itu tipsnya ditulis atu2 dah jadi bnayak tulisan buat blog :D

    ReplyDelete