Wednesday, June 29, 2016

Menyambut Bandeng Raksasa Bersama Duo Al

Ada keseruan tersendiri saat menyambut hari raya idul fitri bersama duo Al. Jika ditempat lain ada hidangan opor ayam maupun rendang, berbeda dengan tradisi yang ada di keluarga besar kami. Kami memiliki makanan khas di setiap idul fitri yang nggak mungkin bisa kami temuin di hari biasa lainnya. Makanan khas tersebut adalah ikan bandeng berukuran raksasa, begitu biasa saya menyebutnya karena ukurannya yang nggak lumrah.

Adik Berpose di Sebelah (Kepala) Bandeng Raksasa
Bandeng tersebut biasanya hanya di jual pada saat pasar bandeng, yang diadakan kurang lebih H-3 menjelang lebaran. Pasar bandeng ini sekilas seperti pasar malam pada umumnya, nggak hanya bandeng saja yang dijual namun ada banyak barang lainnya yang dijual disana. Bedanya nanti di pasar bandeng ini diadakan acara lelang bandeng.

Jadwal Kontes Bandeng di Pasar Bandeng 2016
Saya sendiri meskipun sudah menjadi emak-emak beranak dua, tetap antusias dengan adanya pasar bandeng tersebut, karena saya bisa menunjukkan kepada duo al uniknya bandeng dengan ukuran besar yang jarang ada di hari-hari biasa. Tak jarang kakak pun juga ikut girang melihat bandeng-bandeng tersebut.

Meski bisa dibilang mahal untuk harga sebuah bandeng namun karna keunikannya, bandeng-bandeng tersebut menjadi incaran dan rebutan para pembeli. Dengan adanya masakan bandeng raksasa tadi, bisa menjadi magnet tersendiri untuk menarik keluarga atau kerabat jauh ikut hadir berkumpul di setiap acara halal bihalal keluarga besar.
Halal Bihalal Keluarga Besar
Keunikan lainnnya, yaitu cara penyajian bandeng ini yang selalu dimasak dengan bumbu dan cara sangat sederhana. Menurut nenek duo al, ini agar rasa bandeng aslinya lebih terasa. Nggak dipungkiri meskipun sama-sama bandeng dengan yang sering kita temui dipasar, namun rasa bandeng tersebut berbeda. Jangankan dengan bandeng kecil, sama-sama bandeng besar yang dijual di pasar bandeng juga memiliki rasa yang berbeda. Sepanjang yang saya tahu, nenek duo al lebih tertarik dengan bandeng mengare (bandeng hasil daerah mengare) karna menurut beliau rasanya lebih enak. Harga yang di patok untuk bandeng mengare pun lebih mahal dari bandeng lainnya.
Kepala Bandeng Raksasa
Saking sederhananya cara mengolah dan memasak bandeng tersebut, maka sisiknya nggak perlu dihilangkan. Hal tersebut untuk menghindari bandeng hancur selama proses pemanasan berkali-kali. Dengan alasan yang sama agar nggak mudah hancur, nantinya di dasar panci akan diberi lapisan daun pisang. Bandeng hanya dicuci bersih, kemudian diberi bumbu bawang putih dan garam saja.

Sebagian orang awam mungkin akan merasa aneh dengan masakan bandeng tersebut, namun justru dengan cara memasak seperti itu, membuat cita rasa asli bandeng raksasa nggak hilang.
Oh ya keunikan lainnya dari bandeng ini adalah, karna ukurannya yang super besar, membuat ukuran duri ikannya jadi segede tusuk gigi. Sehingga kita nggak perlu kuatir tersedak duri bandeng. Nantinya saat bandeng dibelah akan langsung nampak mana duri, dan mana daging bandengnya :D
Duo Al Menyambut Bandeng Raksasa
Dilengkapi dengan sambal terasi dan minuman legen khas kota gresik, maka lengkap sudah keseruan yang hanya bisa dirasakan dan sayang untuk dilewatkan saat lebaran tiba.

http://www.andariyuan.com/2016/06/1st-ga-ceritalebaran.html?m=1

9 comments:

  1. Bandengnya gede banget mbak.. kalau disuguhi itu kayaknya saya enggak perlu makan pakai nasi lagi. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya biasanya juga jarang pake nasi, tapi kalo pake nasi makin sedep sih kan pake sambel terasi juga *lewat dah dietnya :D

      Delete
  2. Wiiiksss, bandengnya GEDEEE bingits.
    AKu juga penggemar bandeng mbaaaa

    bukanbocahbiasa(dot)com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, yang di foto itu kalo nggak salah 3kg an lebih. Ada yang sampe 4 kg lebih juga >,<

      Delete
  3. Wah, unik juga masakan bandeng ini. Saya pikir di daerah lain tak ada.
    Btw, ini daerah mana? Saya baru berkunjung kesini.
    salam

    ReplyDelete
  4. Yang saya tau, bandeng itu dipindang kecap, tapi gak sebesar itu bandengnya. Hehe. Dan saya juga baru tau kalau ada acara kontes Bandeng di Gresik. Unik, yah.
    Terima kasih ya, Mbak, partisipasinya. ;)

    ReplyDelete
  5. Yang saya tau, bandeng itu dipindang kecap, tapi gak sebesar itu bandengnya. Hehe. Dan saya juga baru tau kalau ada acara kontes Bandeng di Gresik. Unik, yah.
    Terima kasih ya, Mbak, partisipasinya. ;)

    ReplyDelete