Monday, July 18, 2016

Sehat Itu Penting


Salah satu tuntutan "karir" sebagai mamam dengan dua balita aktif adalah, Nggak Boleh Sakit. Sesakit apapun mamam tetap harus bisa aktif ngejar dua balita aktif. Istimewa nya lagi dengan menghandle dua balita tanpa bantuan asisten rumah tangga dan jauh dari rumah ibu atau ibu mertua maka menuntut saya untuk nggak sering-sering ke dokter, karena kalo ke dokter mau nggak mau pilihannya anak-anak dititipkan dulu, atau ke dokternya rame-rame kayak bawa rombongan sirkus. Sayangnya dua pilihan tersebut sama-sama ribetnya buat saya. Disitu saya yang dulunya kurang memperhatikan kesehatan jadi berusaha jaga diri untuk tetap selalu sehat.

Trik saya untuk mensuport kesehatan saya agar tetap terjaga diantaranya yaitu menyediakan kotak obat yang berisi beberapa obat maupun suplemen vitamin yang biasanya bisa dibeli bebas di apotek tanpa resep dokter, diantaranya yaitu :
  • Obat Penurun Panas
  • Obat Diare
  • Vitamin C
  • Imunobooster
  • Suplemen Kalsium
  • Madu
  • Minyak Kayu Putih
  • Nipple Cream
Namun tentunya karena saya masih menyusui, maka saya juga harus memperhatikan faktor obat yang mungkin bisa mempengaruhi kandungan maupun produksi ASI saya. Dengan alasan ini saya hampir tidak pernah menyediakan stok obat flu di dalam kotak obat saya, karena sepanjang yang pernah saya temukan informasinya, bahwa sebagian besar obat flu yang dijual bebas di apotek bisa menurunkan produksi ASI.

Untuk antisipasi saya ketika ada tanda-tanda flu akan menyerang, biasanya saya segera mengkonsumsi suplemen vitamin C. Jika dalam waktu satu hari belum ada tanda-tanda membaik maka saya segera membooster daya tahan tubuh saya dengan salah satu suplemen imunobooster yang mengandung pyllanthus niruri (tanaman meniran). Selain pyllanthus niruri sebenarnya ada suplemen imunobooster lainnya yang mengandung ecinacheae, dimana menurut beberapa info yang disampaikan oleh banyak teman suplemen tersebut lebih bagus dari suplemen yang saya pilih. Namun, berbekal dari beberapa info yang saya dapat di google ternyata ecinacheae ini bisa menurunkan produksi ASI sehingga saya kurang berani memilih suplemen yang mengandung bahan tersebut untuk saya.

Salah Satu Stok Vitamin C Di Rumah

Sebenarnya untuk suplemen yang mengandung pyllanthus niruri tersebut juga terdapat label perhatian untuk ibu menyusui, namun karena saya belum menemukan sumber yang membahas tentang efek tanaman tersebut terhadap kandungan maupun jumlah ASI membuat saya sedikit "nekad".

Toh pikir saya, dulu waktu kuliah kalo nggak salah ada cara minum obat untuk ibu menyusui, yaitu yang paling saya ingat adalah untuk menghindari kandungan obat yang mungkin terserap dalam ASI maka sebaiknya ibu menyusui meminum obat disaat jam tidur bayi panjang. Sehingga diharapkan saat si bayi bangun dan minta menyusu maka kandungan obatnya sudah hilang dari ASI *ah semoga saya nggak salah ingat ilmunya...hehehe...


Imunobooster Andalan Saya Di Rumah
Ini sebenarnya bisa dibilang sedikit "kadaluarsa" ya ilmunya, karna jaman saya kuliah dulu masih belum kerasa gembor-gembor ASI seperti sekarang ini, dan posisi saya juga belum menyusui bayi, jadi ya cuman bisa nangkep teorinya aja. hehehe...
Kalo sekarang sih baru "ngeh" ternyata kandungan obat juga ada yang bisa menurunkan produksi ASI. Nah ini yang justru bikin saya horor, karena target saya harus bisa menuntaskan ASI untuk anak-anak saya minimal 2 tahun.

Sehingga untuk antisipasi efek produksi ASI menurun biasanya saya "nekad" minum suplemen tersebut dengan merasakan kondisi produksi ASI saya. Hal ini juga berlaku untuk beberapa suplemen atau obat lainnya yang mungkin kepepet untuk saya minum. Saya berpikir jika nantinya saya merasa produksi ASI saya menurun maka saya harus stop minum obat atau suplemen tersebut, dan saya harus segera mengkonsumsi booster ASI. Selain itu biasanya saya punya aturan dalam keluarga kecil saya yaitu tidak meminum suplemen atau obat yang sama lebih dari 3 hari. Maksudnya jika dalam waktu 2-3 hari keluhan saya belum berkurang maka saya harus segera ke dokter.

Tambahan lainnya biasanya jika badan saya merasa kurang fit maka saya menambah konsumsi madu yang mengandung royal jelly. Dengan 3 kombinasi suplemen tersebut, Alhamdulillah biasanya nggak sampe seminggu badan saya terasa sehat kembali.

Obat Panas
Untuk obat panas saya biasanya memilih paracetamol karena menurut yang saya baca paracetamol tersebut paling aman untuk ibu menyusui. Sebenarnya saya juga pernah mendapat resep asam mefenamat dari salah satu dokter gigi karena memang kondisi saya kepepet habis cabut gigi. Ternyata sebenarnya menurut salah seorang teman asam mefenamat tersebut kandungannya 0,0 sekian tetap terserap dalam ASI, sehingga saya disarankan mencari alternatif obat lain saja. Namun karna nggak ada alternatif lain, saya memilih nekad meminum obat asam mefenamat tersebut dengan antisipasi saya minum setelah baru saja menyusui anak saya, sehingga asumsinya untuk jadwal minum ASI selanjutnya masih lama.
Salah Satu Paten Paracetamol yang Menjadi Stok Obat Di Rumah

Obat Diare
Biasanya saya memilih obat diare yang mengandung attapulgit, dengan mekanisme menyerap racun. Attapulgit ini nantinya akan menyerap racun yang mungkin menyebabkan saya diare. Selain attapulgit saya juga menyediakan oralit, salah satu rehidrasi oral yang menurut saya aman untuk ibu menyusui. Seperti yang pernah saya baca, bahwa dehidrasi juga bisa memperparah diare, maka saya selalu berusaha untuk menjaga tubuh saya agar tidak dehidrasi saat diare menyerang saya.

Oralit Untuk Mencegah Dehidrasi Saat Diare
 
Minyak Kayu Putih
Sebenarnya selain untuk dioles guna meredakan rasa tidak nyaman diperut, minyak kayu putih juga bisa digunakan untuk mengatasi hidung tersumbat. Meniru dari masukan teman-teman dalam mengatasi hidung tersumbat anak-anaknya, maka terkadang saya juga memakai minyak kayu putih untuk mengurangi hidung tersumbat akibat flu, yaitu dengan meneteskan minyak kayu putih di baju saya atau di kasur maupu bantal saya. Bau minya kayu putih yang menyengat yang cukup bisa membuat kakak histeris teriak-teriak ternyata juga mampu meredakan rasa kurang nyaman akibat hidung tersumbat.
Minyak Kayu Putih

Suplemen Kalsium
Seperti yang disarankan oleh dokter anak langganan kami, ibu menyusui sebaiknya menambah asupan suplemen kalsium, karena kandungan utama ASI salah satunya adalah kalsium. Hal ini bertujuan untuk melindungi kepadatan tulang ibu menyusui agar tidak keropos. Seperti yang saya ketahui apabila tubuh kita kekurangan kalsium maka tubuh akan membongkar cadangan kalsium dari tulang kita. Apalagi untuk saya yang pernah melewati pengalaman menyusui tandem membuat saya menyadari bahwa saya harus mencukupi kebutuhan kalsium saya. Sebenarnya sumber kalsium nggak hanya dari supleme kalsium saja sih, tapi sebagai mamam dengan dua balita aktif saya lebih memikirkan simplenya saja. Adakalanya saya juga nggak meminum suplemen kalsium namum mengkonsumsi susu Low Fat High Calcium.

Kakak Terkadang Juga Suka Menyabotase Stok Susu UHT Saya

Selain Susu UHT, Susu Pasteurisasi Juga Menjadi Stok Andalan Saya


Nipple Cream
Krim untuk mengatasi lecet pada puting ketika menyusui ini wajib hukumnya harus ada di kotak obat. Karena pengalaman menyusui bisa menjadi cerita yang luar biasa ketika kita merasa hampir menyerah hanya karena puting luka akibat salah perlekatan, atau akibat gigitan bayi kita yang mau tumbuh gigi.

Saya sendiri memilih salah satu nipple cream (atau lebih tepatnya salep) berbahan dasar extrak bunga chamomile. Selain sebagai nipple cream, ternyata salep tersebut juga bisa mengatasi luka bakar. Sebagai mamam yang dituntut harus bisa berjuang menggoreng lauk didepan wajan dengan cipratan minyak panas, tentunya salep ini sangat berguna sekali. Saya sendiri pernah tanpa sengaja terkena uap dari rice cooker yang panasnya sungguh luar biasa, sampe membuat saya hampir lebay menangis. Ternyata luka akibat uap rice cooker tersebut berhasil saya obati dengan salep tersebut.

 

Selain menyediakan kotak obat, saya biasanya juga berusaha untuk rutin meminum air putih minimal 2 Liter sehari, dan tentunya istirahat yang cukup. Jadi jangan kaget kalo misalnya siang-siang saat dua balita saya berhasil tidur di jam bersamaan maka saya otomatis juga ikut molor tidur :D

Paling Tidak Sehari Saya Harus Bisa Menghabiskan Minimal 2 L



Noted :
Saya tidak mendapat imbalan apapun baik dari bakulan maupun pabrik obat, suplemen dan vitamin yang tercantum diatas. Foto yang tercantum hanya sebagai ilustrasi pendukung untuk tulisan diatas, dan sesekali waktu bisa berganti dengan obat paten/suplemen/vitamin dengan brand name lainnya. Tulisan ini murni sharing pribadi.

16 comments:

  1. saya suka lupa minum air putih :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. dulu saya juga sering lupa mbak. tapi sejak menyusui minum air putih jadi kebutuhan saya. soalny gampang haus

      Delete
  2. Senjatanya banyak ya supaya tetap sehat :)
    Dulu waktu anak2 kecil seingatku aku juga jarang sakit, mungkin karena ndak sempat kali ya ...terlalu repot ngurus anak jadi penyakitnya ngertiin juga ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya biasanya ngerasa agak drop kalo pas capek2nya mbak. nah kalo udah kerasa drop gitu musti cepet2 dibooster biar ga makin ambyuk

      Delete
  3. Waah... banyak juga ya senjata sehatnya. Semoga tetap sehat ya Mbak

    ReplyDelete
  4. Di antara semua, yang termurah dan terbaik adalah air putih. Hihihi....
    Saya juga suka mereview suatu produk meski tak berbayar. Memang saya butuh dan suka

    ReplyDelete
  5. Kalau saya mah biasanya pakai minyak kayu putih mbak karena lebih enak gituh rasanya dan lebih hangat tentunya.

    ReplyDelete
  6. Sama jangan sampe lupa mbak, makannya yang teratur + sehat jugaaa. Paling nggak mesti rajin makan sayur yaaa. Akupun dulu ngerasain waktu si adik lahir pas umur si kakak masih 13 bulan. Bener-bener gaboleh sakit, kalo sakit bingung ya nanti anak-anak sama siapaaa :') Semangat terus ya Mbaaaaaak

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyup...paling mumet itu kalo emaknya yang sakit

      Delete
  7. vitamin c mah buatku ptg bgt mbak, utk jaga kesehatan.. apalagi aku kerja kantoran itu sampe malam.. kalo sakit bisa berabelah... kasian anak2 juga kalo ketularan.. untungnya aku memang jrg bgt sakit, tapi sekalinya kena, lamaaaaa bgt sembuhnya -__-..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak biasanya kalo udah kena lama banget sembuhnya, makanya suka antisipasi

      Delete
  8. Aduh, Mak. Berasa banget deh perjuanganmu. Aku juga begini soalnya.

    ReplyDelete