Sunday, August 14, 2016

Bunda Wika, Sukses Tak Harus Menjadi Pekerja Kantoran


Bunda Wika namanya, seorang ibu yang memiliki dua balita cantik, dan sekarang sedang mengandung anak ketiga. Sebenarnya sejak awal bertetangga dengan bunda Wika ini saya sudah terpesona dengan keramahannya. Mungkin bisa dibilang saking ramahnya, hampir semua penghuni di kompleks saya pasti mengenalnya.


Tak hanya ramah, menurut saya, bunda Wika ini seorang pebisnis sejati. Meskipun memiliki dua anak balita, bunda Wika tetap bisa membagi waktunya untuk keluarga maupun bisnisnya. Sebenarnya dari keluarga bunda Wika ini jugalah pikiran saya mulai terbuka tentang dunia pekerjaan.

Saya terlahir di keluarga yang selalu memiliki pandangan bahwa orang sukses diukur dengan embel-embel harus bekerja kantoran. Orang tua saya dulu selalu menanamkan sudut pandang bahwa orang yang tidak bekerja di kantor sama dengan pengangguran. Ternyata saya salah besar. Sekarang saya memiliki sudut pandang baru, bahwa bekerja tidak hanya bisa dilakukan di kantor. Bekerja bisa dilakukan dimana saja.

Seperti halnya bunda wika ini, tanpa harus bekerja kantoran bunda Wika bisa menghasilkan uang sendiri. Dari rumahnya, bunda Wika menjalankan beberapa bisnis online shop. Bisnis awalnya yaitu online shop Bali Ratih Spa.



Namun jangan dipandang sebelah mata, karena ternyata perjalanan bisnisnya cukup luar biasa. Jika diperhatikan secara seksama maka sebagai tetangganya, kita akan bisa melihat banyaknya kurir yang mengambil paket Bali Ratih Spa ke rumah bunda Wika untuk dikirimkan ke semua customernya.

Berawal hanya dari online shop, Bunda Wika malah bisa mendirikan kantor pribadi didepan rumahnya atau lebih tepatnya showroom untuk bisnis online shopnya. Tak hanya melayani melalui online shop, untuk beberapa customernya yang ingin membeli langsung juga bisa datang ke showroom Bali Ratih Spa, baik yang ada di rumahnya maupun yang ada di salah satu mall kota kami.


Selain bisnis Bali Ratih Spa, Bunda Wika juga sempat merambah bisnis catering harian. Sebenarnya bisnis yang satu ini tak lepas dari kemurahan hatinya untuk mencarikan tambahan uang saku bagi asisten rumah tangganya. Bisa dibilang, Bunda Wika membantu memberikan modal bagi asisten rumah tangganya untuk membuka usaha catering rumahan dirumahnya. Menurutnya tak masalah asisten rumah tangganya memiliki pekerjaan tambahan, asal tidak mengganggu pekerjaan utamanya.


Menjadi tetangga bunda Wika, saya jadi belajar banyak hal. Salah satunya yaitu sukses itu tak harus selalu menjadi pekerja kantoran. Justru dengan kita memulai usaha sendiri, kita bisa membuka peluang lapangan pekerjaan untuk orang lain. Saat ini bunda Wika sudah memiliki beberapa pegawai yang membantu menjalankan bisnisnya. Oh ya, sedikit bocoran, dari bunda Wika juga sebenarnya saya jadi tertarik menjadi orang tua kesundulan. Memiliki anak dengan usia tidak terpaut jauh ternyata juga seru lo, karena anak kita akan memiliki teman bermain di rumah.

Seru sekali sepertinya, melihat kegiatan bunda Wika sehari-hari ini.
Sukses terus ya bunda Wika usahanya.

Yang ingin berbisnis Bali Ratih dengan bunda Wika bisa langsung mengubungi website bunda Wika di : www.baliratihbodycare.com

atau bisa menghubungi melalui FB Bali Ratih Surabaya


Juga melalui Fans Page Bali Ratih Body Care

8 comments:

  1. Wah, salut banget buat bunda Wika. Dia bahka ngasih modal buat ART-nya buka usaha catering harian.

    Iya, mbak, saya dulu juga selalu digituin kalo nggak kerja di kantor dianggap pengangguran. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, saya sampai sekarang masih merasa kurang dianggap oleh keluarga besar karena memilih menjadi full time mother. Tapi semoga hanya perasaan saya saja...hehehe

      Delete
  2. Benar sekali mbak, saya setuju bahwa sukses tak harus menjadi wanita kantoran. Asal tekun dan ulet menjalankan bisnisnya walaupun dirumah akan tetap menghasilkan, dan plus plusnya bisa terus dekat engan keluarga :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya...saya benar-benar "melek" tentang dunia pekerjaan bahwa dari rumah pun kita juga bisa berbisnis

      Delete
  3. Selalu senang kalo baca tentang ibu-ibu yang berhasil bagi waktu antara keluarga dan pekerjaan (baik kantoran maupun rumahan). Karena ngerti banget bahwa itu butuh usaha ekstra keras

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bener, kalo kata suami memang mau nggak mau selalu ada yang di korbankan. misal waktu istirahat

      Delete
  4. Duhhh... pas galau galau resign engga resign engga trus baca yang cerita mbak vety ttg Bunda Wika yg sukses bisnis di rumah, jadi gimanaaaaa gituuu... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe...semangat mbak, apapun pilihannya semoga menjadi pilihan yg terbaik. Saya yg dirumah malah terkadang iri pengen kerja lagi...hehehe...

      Delete