Friday, August 12, 2016

Fenomena Kesundulan

Ketika seorang ibu hamil lagi, padahal usia anak pertama (kakak) masih terlalu kecil, biasanya orang sekitar akan heboh menyebutnya kesundulan.

Akan banyak reaksi yang didapat dari lingkungan sekitar. Sayangnya masih banyak respon negatif yang dilontarkan oleh lingkungannya. Entah apa yang salah dengan kesundulan, toh anak yang dikandungnya adalah anak hasil hubungan halal alias pasangan resmi.

Ternyata ada salah satu komen dari netizen FB yang menunjukkan, bahwa menurutnya kesundulan adalah dikarenakan pihak lelaki (disini dalam artian suami) yang tidak tahan menahan hasrat sehingga si istri hamil dan "brojol" lagi.


Namun benarkah demikian? Hai, halo mbak yang bilangnya demikian, saya disini hanya ingin sedikit sharing ya dengan mba *kita sharingnya ngobrol santai aja jadi nggak perlu nulis pake huruf CAPS LOCK.


Saya pribadi sebagai seorang mamam kesundulan yang digeret oleh teman-teman saya di grup the sundulers kurang setuju dengan pendapat tersebut.


Ada beberapa teman di the sundulers memang memilih kesundulan dikarenakan dulunya sempat menanti kehadiran sang buah hati cukup lama. Dengan alasan tersebut maka banyak yang memilih untuk tidak menunda-nunda kehamilan ke dua.


Selain itu ada juga yang memang sudah berhati-hati menggunakan KB pelindung, ternyata Qadarullah tetap berhasil hamil lagi.


Tidak hanya KB pelindung, ternyata KB iud pun juga memungkinkan terjadinya "kecolongan" hamil. Ya, namanya juga alat kontrasepsi buatan manusia ya, jadi pasti tetap ada celah 0,0000...sekian% kegagalan.


Yang pernah saya dapat informasinya, biasanya kegagalan KB iud ini salah satunya dikarenakan si ibu yang tidak rajin memeriksakan posisi iud nya, sehingga seiring waktu ada kemungkinan KB nya bergeser, atau bahkan lepas.

Seingat saya dulu ada seorang teman di komunitas tersebut yang merasa KB iud nya lepas tanpa sepengetahuannya. Mungkin ini alasan jika ada kejadian ibu tetap berhasil hamil padahal merasa sudah pasang iud, dan ketika dicari iudnya tidak ketemu.


Di luar sana pun seingat saya, beberapa kali saya mendapat cerita, bahwa ada ibu yang melahirkan bayinya ternyata terdapat iud menancap di placenta si bayi.


So, buat ibu-ibu yang belum merasakan nikmatnya kesundulan, Waspadalah-Waspadalah...Kesundulan bisa terjadi dimana saja, kapan saja, dan kepada siapa saja. Tidak hanya pada anak ke 2, tetapi bisa juga anak ke 3, ke 4 dan seterusnya.


Kesundulan bukan disebabkan bapaknya yang nggak betah, melainkan karena sebuah anugerah yang diberikan oleh Allah SWT untuk mempercayakan anak-anak hebat kepada para orang tua hebat.


Jika kesundulan berlanjut dan anda galau, silahkan hubungi :

The Sundulers Indonesia
(Persatuan Emak Sundul Seluruh Indonesia),
Sebuah Komunitas yang memberikan wadah curhat asyik seru dan kreatif.

***eaaaaaa ngiklan dikit





4 comments:

  1. yang penting hepi kalau kita mah hehehe

    ReplyDelete
  2. wah baru tahu ada komunitas sundulers :D
    anak ketiga saya jg termasuk kesundulan. tapi hamil pas kakaknya udh usia 3th sih. wktu itu saya masih kb iud. kenapa bisa hamil dg spiral? krna sy kecapean, dan lupa kontrol ke dokter kandungan jadi ga tahu posisi iud bergeser.
    kesundulan seru jg ternyata ya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada mba, karena untuk sharing tips2 yang nggak kita dapat dari sekitar :D

      iya seru banget

      Delete