Wednesday, August 3, 2016

Obat dan Alat Penunjang Kesehatan Wajib Ada Saat Memiliki Baby Newborn

Dulu saat kakak lahir, sebagai ibu baru saya benar-benar tidak tahu apa yang wajib ada di dalam kotak obat. Setelah adik lahir, saya baru "ngeh" apa saja yang paling wajib ada di kotak obat.

Menurut saya salah satu alat penunjang kesehatan utama yang wajib ada dirumah adalah
Termometer alias alat ukur suhu tubuh.
Alasannya, Karena saya tidak bisa mengandalkan "tangan meter" untuk menebak-nebak berapa suhu badan anak saat terasa hangat atau panas.

Selain itu, nggak ada salahnya kita menyediakan beberapa item berikut dirumah

- Minyak Telon
- Minyak Kayu Putih
- Nipple cream
- Paracetamol
- Hand sanitizer

Minyak Telon
Minyak telon menurut saya wajib hukumnya selalu ada dirumah, atau bahkan di dalam tas saya saat sedang diluar rumah.

Alasannya, minyak telon ini bisa sebagai pertolongan pertama dan termasuk dalam pengobatan tradisional, jika tiba-tiba badan anak terasa hangat/panas

Caranya, dengan membalurkan minyak telon ke seluruh badan anak/bayi kita. Iya dibalurkan ya, bukan diminum lo ya!
Sepanjang pengalaman saya "it's work!". Biasanya setelah beberapa menit saya balurkan minyak telon di seluruh badan anak saya, maka perlahan-lahan badannya yang semula terasa hangat atau panas mulai terasa normal. Saat diukur suhu pun suhu badan yang semula tinggi perlahan-lahan mulai turun.

Bagaimana bisa?
Menurut saya hal tersebut berhubungan dengan kemampuan tubuh kita untuk bisa merespon kondisi yang ada disekitar kita.


Jadi ketika suhu tubuh anak naik, dan kita membalurkan minyak telon yang hangat keseluruh tubuhnya, maka tubuhnya akan merasa suhu lingkungan sekitar naik sehingga tubuh harus merespon mengimbangi dengan segera menurunkan suhu tubuhnya


Oh ya, untuk minyak telon, jika memang diperlukan, mungkin bisa ditambahkan kategori minyak telon plus yang sekaligus sebagai anti nyamuk. Tetapi biasanya ada beberapa bayi yang ternyata kulitnya sensitif dengan minyak telon jenis tersebut.

Minyak Kayu Putih
Selain sebagai oles perut emaknya anak-anak yang perutnya sering sebah mules nggak nyaman, ternyata minyak kayu putih ini bisa digunakan untuk terapi pilek bayi. Eittt tunggu dulu...sekali lagi, minyak kayu putihnya bukan buat diminum ya!

Jadi saat anak saya pilek, saya biasanya membuat uap dari minyak kayu putih.
Caranya, dengan menyediakan baskom berisi air hangat yang ditetesi beberapa tetes minyak kayu putih. Lalu letakkan saja disudut ruangan, dan biarkan uap minyak kayu putih menyebar ke seluruh ruangan. Ini lumayan membantu melegakan hidung tersumbat anak saya.

Selain dengan cara tersebut, saat adik lahir saya biasanya menggunakan cara yang lebih instan
Yakni dengan langsung meneteskan beberapa tetes minyak kayu putih di bantalnya atau di bajunya. Alasannya karena menurut saya agak rawan tumplek (lebih tepatnya ditumplek sama kakak) kalo ada baskom isi air.

Nipple Cream
Nipple Cream disini bertujuan untuk mengatasi terjadinya puting bermasalah atau lecet dikarenakan proses menyusui bayi baru. Kebanyakan bayi baru masih belajar proses perlekatan yang benar, sehingga tak jarang hal ini sering menimbulkan keluhan puting lecet pada ibu yang baru menyusui bayi newborn.

Dari beberapa Nipple cream yang pernah saya coba, saya paling jatuh hati dengan salep kamilosan. Ini bukan iklan ya, saya sendiri mengenal salep kamillosan dari beberapa saran teman yang memiliki pengalaman serupa.

Apa itu salep kamilosan? Menurut yang saya baca di brosurnya salep kamilosan ini terbuat dari extract bunga chamomile, dimana ekstrak bunga chamomile ini memiliki mekanisme kerja bisa membantu mengurangi rasa nyeri, peradangan maupun iritasi.

Dengan mekanisme kerja ekstrak bunga chamomile tadi maka, salep kamillosan ini juga bisa berfungsi sebagai salep ruam popok pada bayi, luka lecet maupun luka bakar.
Wuahhhh...yang ini keren menurut saya, karena sebagai ibu tanpa bantuan jasa asisten rumah tangga, beberapa kali saya sering berkutat dengan cipratan minyak panas.


Paracetamol/Parasetamol
Paracetamol yang saya maksud disini sebenarnya lebih diperuntukkan untuk saya. Yah tapi sebagai ibu kesundulan juga nggak ada salahnya selalu sedia paracetamol untuk kakak dirumah. Maksudnya jika sewaktu-waktu dibutuhkan saya tidak perlu bingung dan panik buru-buru ke apotek, nggembol dua bocils.

Oh ya, saya sedia paracetamol untuk saya, karena saat awal-awal menyusui beberapa kali saya dihadapkan pada kondisi engorgement atau kebanyakan orang biasa menyebutnya dengan mastitis (Sebenarnya engorgement dan mastitis itu berbeda) . Dimana tiba-tiba aliran asi deras, dan biasanya terjadi sumbatan asi di dalam payudara, jadinya bikin badan meriang nggak karuan. Nah paracetamol ini buat ngatasin meriang tadi ;)

Baca Juga : Sehat Itu Penting 

Hand Sanitizer
Tidak ada salahnya kita menyediakan Hand santizer atau yang sering kita sebut dengan istilah handitizer saat kita memiliki bayi newborn dirumah. Seperti saran para perawat tempat saya melahirkan, mereka selalu menyarankan saya maupun kerabat lain yang ingin memegang atau bahkan sekedar mencolek pipi bayi saya yang baru lahir (newborn) untuk mencuci tangan terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan kondisi bayi baru lahir masih rentan terhadap kuman yang ada disekitar.

Nah, daripada ribet musti keluar masuk mondar mandir kamar mandi untuk sekedar cuci tangan nggak ada salahnya kita sediakan hand sanitizer, biar lebih praktis saja sih. Apalagi untuk beberapa kerabat yang saya temui biasanya ada yang sedikit mokong nggak mau susah-susah kekamar mandi hanya sekedar cuci tangan. Sehingga hand sanitizer ini bisa sebagai salah satu antisipasi.

Saya pribadi dirumah adanya stok hand disinfectan, hampir sama sih ya fungsinya dengan hand sanitizer tadi. Hand disinfectan ini saya dapatkan satu paket dari rumah sakit tempat saya melahirkan sebenarnya. Eh tapi saya dapatnya nggak gratis juga sih, soalnya pas pulang tetep ada disalah satu tagihan rincian bill selama saya melahirkan. Jadi bisa dibilang ini bukan iklan ya :D


Sementara mungkin hanya itu saja sharing tentang obat maupun alat penunjang kesehatan yang menurut saya wajib tersedia saat kita memiliki bayi newborn dirumah. Sharing ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi selama saya menjadi ibu dengan bayi newborn dirumah, sehingga tidak menutup kemungkinan akan berbeda sudut pandang lainnya ;)

12 comments:

  1. thermometer..penting banget..

    biasanya klo anak agak demamm aku suka pakai miyak kayu putih plus parutan bawang..tokcer...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya dulu jaman si kakak newborn saya nggak pengalaman sedia thermometer, sampe lari-lari kerumah tetangga. trus dinasehatin punya bayi dirumah itu wajib hukumnya punya termometer...hehehe

      Delete
  2. Tentang hand sanitizer itu, dulu sebelum jd emak, kan pernah jenguk bayi temenku. Trus temenku dgn ketus (kedengerannya begono) nyuruh aku bersihoin tangan dulu. Aku kan sensiiiiii. Emangnya tanganku sekotor itu? hahahaha
    Begitu jd emak udah paham deh akhirnya :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya mbak...meski tangan kita bersih cuman kan kita dari luar nggak tau mungkin ada debu atau bakteri yang menempel, sedangkan bayi newborn kan sensitif banget. Makanya orang jaman dulu ditempat ibuku ada semacam tradisi kalo mau jenguk bayi nb harus ke pawon dulu ternyata tujuannya buat nyari tempat cuci tangan... :D

      Delete
  3. Termometernya mirip punya aku mbak hehe..
    Aku selalu sedia minyak telon sampe sekarang, kadang aku pake juga mak hihi
    Favorit aku yang ada anti nyamuknya hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, aku juga sedia banyak minyak telon dan minyak kayu putih karena sering ilang disembunyiin si adik

      Delete
  4. Saya juga biasanya oles-olesin minyak kayu putih ke baju bayi saya kalau dia lagi pilek, Mbak. Samaa alesannya...kalo pake baskom berisi air takut ditumpahkan sama kakak2nya :D

    ReplyDelete
  5. Termometer itu emang penting banget yaaa. Berasa kalo anak mulai anget dikit, langsung bingung kalo nggak punya termometer. Alhamdulillah sekarang selalu siap sedia termometer di rumah :)

    ReplyDelete
  6. Alhamdulillah punya, bahkan hingga putriku berusia 9 tahun ,saya masih menggunakan minyak telon dan kayu putih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya masih hobi pake minyak kayu putih tapi si kakak protes ga suka baunya...hihihi...

      Delete