Tuesday, August 9, 2016

Perjuangan ASI untuk Adik Belum Berakhir

Perjuangan ASI untuk adik ternyata tak semulus jalan tol (ah pantes aja tol kan sekarang juga sering macet). Setelah sebelumnya saya harus berjuang dengan ASI perah (ASIP) untuk adik, sekarang saya harus kembali memerah ASI untuk si adik lantaran dokter yang menyarankan saya opname agar kondisi saya cepat pulih.



Sembari mempertimbangkan opsi opname, ada beberapa hal yang harus saya persiapkan, diantaranya stok ASI untuk adik. Kebetulan karena full time mother membuat saya tidak pernah menyediakan stok ASIP sama sekali di rumah.

Beruntung pompa ASI andalan saya masih saya simpan cantik, padahal beberapa kali sudah ditawar preloved oleh teman-teman saya. Mungkin ini maksud saran dari teman-teman sesama full time mom yang menyarankan tetap sedia pompa ASI dirumah.

Untuk urusan pompa ASI tidak ada masalah, yang cukup membuat shock adalah hasil pumping ASI pagi ini. Sebenarnya mulai kemaren sudah sedikit shock sih karena jumlah pumpingnya benar-benar minimalis.

Sedikit curiga karena obat yang saya minum, tapi harusnya saya yakin obat bukan penyebab utamanya karena saya sudah wanti-wanti ke dokter untuk diberi obat yang aman untuk ibu menyusui.

Kemungkinan lainnya bisa jadi karena usia si adik yang sudah diatas setahun. Seperti yang saya tahu memang kebutuhan ASI untuk balita diatas setahun hanya sekitar 30%. Jadi produksi ASI tentunya ikut turun, sesuai dengan mekanisme kerjanya Suplay On Demand, Asi diproduksi sesuai kebutuhan permintaan anak kita. Meskipun tau, tapi hasil pumping ASI tetap saja bikin saya keder.

Tetap (komat kamit) berdoa agar adik bisa mendapatkan hak ASI nya sampe usia 2 tahun. Semangat untuk terus berjuang meberikan ASI kepada si adik. Setiap pertambahan bulan si adik ibarat seperti melepas beban sedikit demi sedikit.

Gerbang kesuksesan ASI 2 tahun untuk adik hanya beberapa bulan lagi, insya Allah yakin pasti bisa.

Noted : Masih sama dengan sebelumnya, tulisan ini ditulis melalui handphone sembunyi-sembunyi biar nggak dimarahin suami dan nenek anak-anak >,<

4 comments:

  1. si adik umur berapa ya?

    sakit apa mbak? moga lekas sehat

    ReplyDelete
    Replies
    1. adik 16 bulan mbak, masih lumayan kerasa ngos2an buat nyampe goal 2 tahun

      Delete
  2. Syafakillah mba dan ttp semangat ngASI ya. Ngerasain juga momen2 sakit yg cukup lama, ga bisa makan bebas pastinya ngaruh k kondisi ASI, tp Alhamdulillah ttp bs tuntas hingga usia 2th. Semangat mba! ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih atas supportnya ya...Insya Allah masih semangat

      Delete