Tuesday, August 23, 2016

Profil di Balik Madamme Asoy, Owner Komunitas AIH, MAM, MKD, CSM, dan RuMers

Jauh sebelum menjadi orang tua kesundulan, saya dan beberapa teman-teman bertemu di komunitas Aku Ingin Hamil (AIH). Saya sendiri mendapatkan info komunitas AIH ini dari sebuah majalah.

Dari situ saya penasaran karena sepintas terlihat bahwa owner AIH ini sedikit kebule-bulean. Sebut saja Rafeila Reggie Harahap atau biasa dipanggil Madamme Asoy oleh teman-teman di komunitas.

Madamme Asoy ini ternyata bersama beberapa temannya berinisiatif membuat grup AIH karena merasa seperjuangan dalam menanti kehadiran sang buah hati. Selain sekedar sharing informasi tentang usaha mendapatkan buah hati grup, AIH ini berperan sangat penting sebagai wadah curhat dari banyak membernya.


Namun seiring waktu akhirnya banyak member AIH yang mulai curhat diluar jalur AIH, sehingga banyak member lain merasa terganggu karena terbawa aura negatif. Dari situ Madamme Asoy dan beberapa teman adminnya berusaha membuat komunitas baru bernama Mpok-Mpok Gokil (MMG), dimana pada akhirnya karena suatu hal grup ini dihapuskan dan diganti dengan grup Curcolan Si Mpok (CSM).



Tak hanya membuat grup AIH dan CSM, dari berbagai pengalaman banyak keberhasilan teman-teman hamil salah satunya dengan merubah gaya hidup menjadi sehat, membuat Madamme Asoy berinisiatif membuat grup Mari Kita Diet (MKD) yang berisi tips-tips dan sharing pola hidup sehat.



Dari banyaknya anggota komunitas AIH yang berhasil hamil, sebagai ibu baru terkadang ada beberapa pertanyaan atau sharing anggota komunitas AIH mengenai kehamilan atau tumbuh kembang anak-anaknya. Disitu muncul problem baru. Sebagian anggota AIH yang belum berhasil mendapatkan buah hati merasa tidak nyaman membaca curhatan-curhatan tersebut. Banyak protes berdatangan, sehingga Madamme Asoy akhirnya membuat grup baru bernama Mammamia (MAM) sebagai wadah curhat dan sharing tentang parenting baik yang berhubungan tumbuh kembang anak, kesehatan anak maupun tentang kehamilan.

Setelah grup AIH, MKD, MAM, CSM, Madamme Asoy membuat gebrakan baru dengan membuat grup Rumah Seram (RuMers) yang sangat fenomenal. RuMers dibuat karena ada beberapa anggota CSM yang merasa tidak nyaman ketika harus membaca cerita atau curhatan horor di grup CSM. Seperti yang kita ketahui memang tidak semua orang suka cerita horor. Berbeda dengan Madamme Asoy dan beberapa teman lainnya memang lebih tertarik dengan cerita atau sharing berbau-bau horor.

Satu hal peraturan yang ditekankan oleh Madamme Asoy di komunitas yaitu wajib menggunakan bahasa yang tidak alay. Selain tidak nyaman dibaca oleh anggota lainnya, karena bisa membuat sakit mata dan otak berpikir 2x lebih keras, seorang ibu maupun calon ibu seharusnya memberi contoh yang baik dengan bijaksana dalam menggunakan bahasa dan tulisan. Alih-alih ingin dianggap "unyu-unyu" menggemaskan tulisan alay justru memberikan gambaran bahwa si penulis memiliki mental seperti anak-anak yang masih labil.


Alasan lainnya, menurut Madamme Asoy sebagai Warga Negara Indonesia maka seharusnya kita bangga dan bisa menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Kita harus menghargai para guru bahasa Indonesia yang sejak dulu berusaha mengajarkan bahasa Indonesia kepada kita.

Salut atas prinsipnya menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Saya sebagai Warga Negara Indonesia yang lahir dari ayah ibu berkewarga negaraan Indonesia jadi malu dibuatnya. Madamme Asoy yang blesteran Belanda-Indonesia saja bangga menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, kenapa kita sebagai Warga Negara Indonesia malah ingin mengacak-ngacak tatanan bahasa kita dengan bahasa alay. Lagipula ada benarnya karena menurut saya apa jadinya anak-anak kita jika melihat kita orang tuanya berbahasa dengan bahasa alay. Sebagai orang tua kita adalah teladan untuk anak-anak kita, sehingga jangan sampai gaya tulisan kita yang kealay-alayan justru malah melahirkan generasi alay.


Bayi saja mau belajar berbicara dan berbahasa dengan benar agar bisa dipahami lingkungan sekitar, sehingga tak sepantasnya kita yang sudah dewasa malah merubah bahasa yang seharusnya muda dipahami lingkungan menjadi bahasa alay yang sulit dipahami dan membuat sakit kepala yang membacanya.

Saat ini Madamme Asoy alias Reggie ini juga menjalankan online baby shop bernama Toko Bibulsha agar lebih mempermudah beberapa teman di komunitas AIH maupun MAM dalam mencari kebutuhan yang berhubungan dengan perlengkapan ibu dan bayi termasuk kebutuhan program hamil yang mungkin tidak bisa didapatkan di masing-masing daerah.


Sukses terus ya Madamme untuk semua komunitas dan bisnis online baby shop Toko Bibulsha nya 😉

4 comments:

  1. keren... ibu-ibu emang rajin dan semangat untuk buat grup hehe. banyak sekali grup cewek. semoga adanya grup ini, semakin memberi banyak manfaat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo grup buatan madamme asoy ini spesial pake telor beda ama yang laen...hihihi...

      Delete
  2. Seru juga ya mbak perkembangan grupnya
    Dari 1 grup jadi beberapa grup.
    Makin banyak kenalan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak bener. Saking banyaknya sampe madamme ini punya banyak fans beratnya

      Delete