Friday, September 2, 2016

Terinspirasi dari Bunda April Hamsa, Kesundulan Tak Menghalangi Berkarya

Bertemu di sebuah komunitas The Sundulers berisi ibu-ibu heboh yang kesundulan dengan dua balita berjarak usia dekat, membuat saya mulai tertarik dengan status facebook Bunda April yang selalu menggelitik pikiran saya.



Yang paling saya ingat status facebook ibu dua anak ini saat sedang berlibur di sebuah penginapan dengan kalimat "liburan pakai biaya hasil menulis memang luar biasa ya rasanya".

Tak selang berapa lama Bunda april membuat status facebook baru menunjukkan foto voucher carefour dan lagi-lagi dengan hastags "berkah nulis juga". Saya yang saat pertama kali mengenalnya hanya sebagai Stay at Home Mother akhirnya memberanikan diri untuk bertanya, berkah menulis yang bagaimana maksudnya.

Salah Satu Status FB Bunda April Yang Membuat Saya Penasaran
Mulai dari situ terjawab sudah rasa penasaran saya. Wanita yang semula saya kira hanya Stay at Home Mother dimana selalu diidentikkan dengan seragam kebesaran daster ibu rumah tangga ternyata juga memiliki banyak aktivitas lainnya. Dengan kesibukannya menghandle dua balita Bunda April ini masih menyempatkan diri untuk menghasilkan banyak karya melalui tulisan. Dari situ pula awalnya saya mulai mengenal dunia blogger.

Tak segan-segan Bunda April ini juga mengenalkan saya kepada salah satu blogger kenamaan bernama Anisae yang akan mengadakan kelas blogger free untuk pemula di facebook.

Dari Bunda April saya banyak belajar. Sebagai blogger baru saya selalu diingatkan untuk terus menulis demi terus memperbaiki kualitas tulisan saya. Tak perlu hanya fokus untuk mencari duit dulu, karena nantinya ketika tulisan saya semakin baik maka tawaran duit akan datang dengan sendirinya. Nasehat inilah yang terus membuat saya selama ini tak pernah putus asa untuk rajin menulis.

Status FB Lainnya Yang Membuat Saya Penasaran
Jujur, sebelum mengenal Bunda April saya pribadi tidak pernah terpikirkan untuk ikut berkarya. Alasan saya simpel, mikir dua anak aja udah heboh, apalagi nyempetin nulis. Ternyata pikiran saya salah. Justru dengan menulis pikiran menjadi plong, disini saya mulai menemukan passion. Sehingga bisa dibilang bunda April ini turut berjasa kepada saya dalam pencarian passion saya selama ini.

Nasehat lain yang saya ingat ketika pertama kali saya masih penyesuaian dalam menghandle dua balita saya dimana membuat hari-hari saya terasa acak-acakan, yaitu ketika Bunda April menyarankan saya untuk bangun lebih pagi agar bisa menunaikan shalat subuh tepat waktu dan bisa menyempatkan untuk berjalan keliling kompleks menghirup udara segar.

Dengan bangun pagi maka saya bisa memulai aktivitas dengan tenang tanpa terburu-buru, sehingga hal tersebut bisa mempengaruhi mood saya menjadi lebih baik. Selain itu udara pagi juga bagus untuk kesehatan sekaligus bisa membantu menyegarkan pikiran saya.

Benar saja tak sampai 1 minggu saya mengikuti nasehatnya hari-hari saya terasa lebih nyaman dari sebelumnya.

Tak hanya nasehat, wanita yang sudah aktif menjadi blogger sejak sekitar tahun 2005-2006 ini juga tak segan-segan berbagi info tentang undangan maupun job blogger kepada teman-teman sesama blogger.

Beberapa kali saya juga sempat diajak untuk mengikuti event blogger, salah satunya event Avent Phillips yang diadakan di hotel Paragon Surabaya. Sayangnya saat itu salah satu anak saya sedang sakit sehingga saya berat untuk meninggalkan anak di rumah.

Diluar dugaan Bunda April justru menasehati saya untuk memprioritaskan anak sebagai prioritas utama, tak masalah melewatkan satu event toh nantinya akan ada event serupa lainnya. Ah benar juga disitu secara tak langsung bunda April mengingatkan akan alasan saya memutuskan menjadi Stay at Home Mother.

Tak sekedar menjadi blogger, Bunda April ternyata juga sudah memiliki karya tulis yang diikutkan dalam beberapa buku antologi, diantaranya :
1. Kolak Ramadhan: Kumpulan Kisah Manis di Bulan Suci (2008, buku antologi bersama Komunitas Sekolah Kehidupan).

2. Cinta dari Cikini (2010, buku antologi bersama Komunitas MP4Palestine).

3. Bapak: Prasasti Cinta Sepanjang Usia (2016, buku antologi bersama Komunitas Blogger Kekinian).

Buku Antologi, Bapak : Prasasti Cinta Sepanjang Usia
Selain buku antologi, wanita yang memiliki keinginan bisa menerbitkan buku anak suatu saat nanti, juga memiliki karya yang pernah diterbitkan oleh media diantaranya :
1. Tempatmu Tak Tergantikan, Ibu (Deteksi Jawa Pos, 1 Januari 2007).

2. Memendam Cinta (Deteksi Jawa Pos, 8 Oktober 2007).

Menjadi Stay at Home Mother juga tak menghalangi Bunda April untuk bisa berkontribusi memiliki pekerjaan yang berhubungan dengan dunia kepenulisan. Mulai bulan Desember 2015 hingga sekarang Bunda April masih aktif menjadi Web Content Administrator salah satu web kesehatan ibu dan anak www.rumpibayi.com

Dari sekian banyak prestasi yang diraihnya menurut saya ada 2 prestasi yang paling dibanggakannya, yaitu prestasi memiliki dua balita sehat dan cerdas yang diberi nama Maxi dan Dema. Nama Dema ini sepertinya terinspirasi dari singkatan Dedeknya Maxi.

Ah Bunda April memang keren. Salut saya dengan segala kesibukannya. Darinya saya terinspirasi untuk belajar menjadi seorang Stay at Home Mother yang bisa ikut terus berkarya agar bisa membanggakan suami dan anak-anak saya dari rumah.

So, terinspirasi juga dengan Bunda April? Yuk kenalan lebih dekat dengan Bunda April melalui Blog Keluarga Hamsa di :
www.keluargahamsa.com

Keluarga Hamsa
atau bisa juga melalui kontak medsosnya di :
Facebook: Aprillia Ekasari
Twitter: @april_hamsa
Instagram: @april.hamsa

11 comments:

  1. Hehehe eike mah blogger-bloggeran, prestasi dikit, makanya malu ditulis :))
    Makasih Mak Vety, moga makin sukses ngeblognya dan anak2 sehat yo aamiin :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. amin...ah justru dari mak april aku belajar banyak

      Delete
  2. Alamak. APRIL!! Beneran Dema itu singkatan dari DEdeknya MAxi??

    ReplyDelete
    Replies
    1. seinget aku dulu pas ngerumpi di komunitas mbak april sempet bilang gitu...hehehe

      Delete
  3. Mbak April Hamsa memang blogger keren, rajin banget nulisnya dan tulisannya pun apik-apik... Salam kenal mbak Vety...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak setuju. salam kenal juga mbak reni

      Delete
  4. Ya mbak harus termotivasi oleh beliau karena kesundulan bukan menjadi halangan untuk berkarya karena kalau secara umum banyak anak banyak rezeki kalau saya sih setuju sama mbak april.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener bener banyak anak banyak rejeki, karena banyak anak ortu jadi mau lebih berusaha

      Delete
  5. Aku juga ngefans sama mba April dan duo krucilnya.

    ReplyDelete