Sunday, October 30, 2016

Ergo Baby Sport Ori, Review

Memiliki 2 balita lincah membuat menggendong menjadi makanan sehari-hari saya. Saya berpendapat tidak ada istilah bau tangan apalagi bau ketiak hanya karena terlalu sering menggendong. Dengan menggendong kita bisa memperat ikatan batin kita dengan buah hati kita. Percayalah tidak selamanya kita akan selalu menggendong buah hati kita. Kelak saat anak-anak beranjak besar mereka pasti tidak akan mau digendong lagi. Tak perlu menunggu lama, saat balita kita mulai berjalan mereka pasti akan lebih memilih berjalan mengeksplor yang ada disekitarnya ketimbang hanya diam dalam gendongan kita. ERGO Sport Ori berwarna Merah, menjadi salah satu senjata pamungkas saya ketika harus menggendong si adik agak lama atau agak jauh.

Adik Dalam Gendongan Ergo Sport Ori

Mengingat gendongan ERGO Sport ini berbentuk gendongan carrier (mirip ransel) dimama posisi kaki anaknya harus terbuka lebar saat digendong maka yang sering menjadi pertanyaan dari banyak teman, sejak usia berapa sih sebenarnya bayi kita boleh digendong menggunakan gendongan carrier semacam gendongan ERGO tersebut?

Seperti yang tertera pada kotak kemasan gendongan ERGO ini, sebenarnya kita bisa mulai menggendong bayi kita mulai 0 bulan. Namun dengan catatan kita harus menggunakan insert ERGO yang dijual terpisah.


Saya sendiri baru berani menggunakan ERGO ini ketika usia anak saya sekitar 5 bulan. Sebenarnya saat itu patokannya bukan dari usia anak tapi lebih kepada patokan berat badan si adik yang sudah mencapai 7 kg.

Seperti pengalaman sebelumnya dengan si kakak, saat itu si kakak sudah bisa saya gendong menggunakan gendongan carrier sejenis ERGO ini namun berbeda merk yaitu BOBITA ketika kakak berusia 4 bulan dengan berat badan sekitar 7,4 kg. Saat itu sebelum memutuskan menggendong si kakak menggunakan gendongan model carrier ini saya dan suami sempat mengkonsultasikan dengan dokter spesialis langganan kami.

Belum 6 bulan sudah digendong dengan gendongan carrier? Nggak papa tuh kakinya? Punggungnya gimana?

Sesuai petunjuk dari dokter spesialis anak langganan kami, yang berpesan dan mewanti-wanti kami diperbolehkan menggunakan gendongan carrier dengan catatan justru harus dipilih model yang seperti ERGO Carrier.

Meski terkesan mekekeh kalo orang jawa bilang, justru gendongan ERGO ini dianggap aman, karena posisi tumpuhan anak pada saat digendong ada di paha, bukan di tulang kemaluan.

Dari segi bahan, menurut saya ERGO sport Ori ini memiliki bahan yang halus dan nyaman, plus menurut saya tidak sepanas bahan gendongan carrier saya lainnya.

(Baca Juga : Mengupas Freckles Diaper Bag Ransel Lebih Dalam )

Kelebihan lainnya, menurut saya dimensi gendongan ERGO Sport ini mungil sehingga cocok untuk saya gunakan menggendong si adik yang imut-imut. Jadi saat adik berada dalam gendongan, adik tidak terkesan "kelelep" alias tenggelam didalam gendongan.

ERGO Sport Ori ini juga dilengkapi dengan kantong saku kecil yang berada di pundak si kecil saat kita gunakan, plus penutup/pelindung kepala yang bisa kita lepas sewaktu-waktu jika tidak ingin kita gunakan.

Namun sayangnya menurut saya gendongan ERGO Sport ini memiliki kelemahan, yaitu saya sering mengalami kesulitan jika harus memasang atau mengunci gendongan ERGO Sport yang berada di posisi pundak.

Menurut saya mungkin karena gendongan ERGO Sport ori ini lebih di kriteriakan untuk gendongan orang bule yang berperawakan lebih besar atau tinggi. Sedangkan saya yang orang Asia mungkin memiliki body kurang mendukung untuk bisa meraih kunci (cetikan/gesper jepret) yang ada di pundak saya.

Sehingga beberapa kali saya harus meminta bantuan kepada suami atau teman untuk membantu mengunci gendongan yang ada di pundak saya.

Namun, tak jarang saya juga sering mengakali dengan cara lain. Yaitu dengan mengunci semua gendongan ERGO tersebut saat berada di pinggang, baru perlahan lahan saya menarik (mengarahkan) gendongan ke arah pundak. Setelah siap baru anak saya (si adik) saya masukkan dari atas.

Terkesan gampang tapi sedikit perlu kewaspadaan karena jika tidak fokus saya sering tidak tau kalo posisi kaki adik tidak tepat digendongan.

Untuk harga, gendongan ERGO Sport Ori ini dibandrol dengan harga kisaran Rp. 1,6 jutaan.

12 comments:

  1. Nyaman kayaknya ya. Bisa jadi kado nih buat temen yang baru melahirkan. Tfs reviewnya. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, cuman kurang oke di bagian pasang gesper belakang punggung sih. Musti minta bantuan orang

      Delete
  2. Gendongan yang enak :) pas buat dicoba!

    ReplyDelete
  3. aku waktu mereka masih pada bayi, lebih sering aku geletakin di kasur daripada gendong. Bukan karena takut bau tangan tapi agar mereka begerak aja. merentangkan tangan ke kiri dan ke kanan... setelah mereka bisa duduk baru deh, aku gendong mulu dengan gendongan ransel yang ada tempat duduknya. diajak masak, jalan2 beberes rumah... mungkin karena aku nggak punya pembantu di rumah jadi berasa lebih ringan kesana kemari sambil gendong anak di gendongan ransel

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak gendongan model ransel emang paling nyaman. sampe sekarang aku malah ga jago gendong pake selendang...hehehe

      Delete
  4. Kalau begini mah jadi simpel dan tidak ribet ya bu ?. Sebenarnya pengen sih bu nyoba juga tapi masih pake roda .

    ReplyDelete
  5. Kalo bayi kaki di gendong ngangkang gitu ngak merusak struktur tulang pertumbuhan yaaa ??? takut nya ntar malah bentuk nya O gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak, justru yang bener yang begitu. karena kalo gendongan yang biasanya ga ngangkang, paha anaknya jadi nggantung, kasihan tumpuhannya malah di tulang kemaluannya, itu malah ga disaranain. eh tapi syarat dan ketentuan berlaku ya.

      Delete
  6. Nyaman yah gendong anak pake ERGO gini, buat jalan-jalan juga oke :)

    ReplyDelete