Friday, November 11, 2016

Manfaat Bermain di Playground Bagi Kakak-Adik

Playground, atau mungkin sering disebut dengan tempat bermain juga dikenal dengan sebutan lain Play Land, sering menjadi jujugan kakak maupun adik untuk menghabiskan waktu bermain. Berawal dari hanya sekedar sarana refreshing untuk keluarga, ternyata setelah sharing dengan suami, saya merasa play ground bukan sekedar tempat rekreasi keluarga. Namun ada banyak manfaat yang bisa diambil oleh kakak adik ketika bermain di playground. Sebenarnya tidak hanya untuk kakak adik saja ya, tapi mungkin untuk semua anak, termasuk balita.

Beberapa manfaat yang kami dapat untuk kakak-adik selama bermain di Playground diantaranya :
-Melatih Motorik, terutama motorik kasar yang melibatkan otot-otot besar, serta sebagian besar atau bahkan seluruh bagian tubuh dalam bergerak.
-Melatih Koordinasi Tubuh, dimana anak dituntut untuk bisa mengontrol tubuhnya agar melakukan suatu gerak atau aktivitas tertentu.
-Melatih Keseimbangan Tubuh
-Melatih Keberanian sehingga diharapkan dapat Menstimulasi Kepercayaan Diri
-Melatih Kesabaran, sehingga nantinya kakak-adik bisa mengontrol emosinya dan lebih belajar menjadi pribadi yang sabar.
-Melatih Sosialisasi dengan bertemu banyak teman (anak) sebayanya
-Mengembangkan Imajinasi Anak
-Menyalurkan Emosi dan Tenaga Anak
-Sarana Refreshing bersama keluarga
-Mengajarkan Orang Tua untuk memberi Kepercayaan Kepada Anak, bahwa mereka bisa melakukannya.



Seperti halnya saat bermain beberapa wahana atau permainan yang ada di arena Playground berikut,

PEROSOTAN
maka kakak-adik dituntut untuk memberanikan diri menaikki tangga perosotan yang terkadang termasuk kategori tinggi.

Untuk beberapa wahana perosotan yang tinggi bisa dibilang juga termasuk tempat anak menyalurkan emosi, karena ketika meluncur dengan keras diatas perosotan maka anak biasanya akan berteriak lepas kegirangan.

Selain itu baik kakak maupun adik juga dituntut untuk bisa melatih koordinasi keseimbangan tubuhnya dengan benar agar tidak terjatuh saat menaiki tangga perosotan.

Tak sampai disitu, adakalanya akan banyak teman yang ikut bermain, sehingga kakak-adik secara tidak langsung belajar untuk berlatih sabar antri menunggu giliran untuk bisa turun dari perosotan.

Dengan banyaknya teman di sana maka kakak adik juga berlatih bersosialisasi dengan beberapa teman yang ikut bermain disana.

TEROWONGAN
Untuk beberapa playground biasanya juga menyediakan permainan terowongan. Disana secara tidak langsung kakak adik akan belajar untuk memberanikan diri melewati terowongan yang gelap dan sempit.

Selain itu kakak adik juga belajar mengkoordinasikan dirinya agar selalu berada di jalur yang benar didalam terowongan.

Dengan merangkak menyusuri terowongan secara tidak langsung motorik kakak adik juga akan terstimulasi.

JEMBATAN
Wahana jembatan ini biasanya paling seru untuk di eksplorasi. Dengan belajar meniti jembatan yang ada maka kakak adik akan berlatih keseimbangannya.

Mereka akan berusaha mengkoordinasikan gerak tubuhnya dengan tepat agar tidak terpeleset atau bahkan terjatuh dari jembatan yang ada.

Kakak-Adik juga secara tak langsung belajar tentang keberanian melangkah sekaligus kepercayaan diri dalam mengambil keputusan di setiap langkahnya.

AYUNAN
Sepele memang sebenarnya, namun ternyata untuk si adik yang masih berusia kurang dari 2 tahun, maka jembatan ini bisa membantu adik melatih keseimbangannya dan untuk kakak ayunan juga secara tak langsung melatih koordinasi tubuhnya dengan benar agar bisa menggerakkan ayunan yang dinaikinya.


MANDI BOLA
Dengan bermain mandi bola, biasanya kakak-adik akan berinteraksi dengan teman sebayanya, sehingga baik kakak maupun adik mulai belajar bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.

Selain itu mandi bola juga bisa menjadi sarana melatih motori terutama si adik untuk bisa mulai mengenal warna.

TRAMPOLIN
Meloncat-loncat bebas di trampolin juga bisa menjadi sarana penyaluran emosi kakak maupun adik.

Selain itu dengan meloncat kakak adik belajar mengkoordinasikan tubuhnya agar tetap meloncat di suatu titik, serta belajar menyeimbangkan diri saatp melompat agar saat mendarat mereka tidak jatuh gedebugan.


Dari banyak jenis permainan di Playground, ada satu hal yang selalu menjadi pembelajaran untuk kami sebagai orang tua, yaitu kami belajar meyakinkan diri memberikan kepercayaan kepada kakak adik bahwa mereka bisa melakukannya. Selain itu kami juga menjadi sangat dekat dan semakin kompak, karena ada kalanya di arena permainan tertentu kakak adik masih meminta bantuan kami. Manfaat positif lainnya, tubuh kami terutama anak-anak dituntut untuk bergerak, sehingga sangat tipis kemungkinan kami untuk bisa berdekat-dekatan dengan gadget yang dianggap mempunyai banyak pengaruh negatif bagi perkembangan otak anak. Mengingat ada beberapa arena permainan playground yang menuntut ortu untuk tetap fokus mengawasi anak-anaknya, juga membuat kami bisa lebih fokus memperhatikan tumbuh kembang kakak adik yang mungkin dalam kesehariannya kami sering terlewat memperhatikannya.

Namun, meski demikian suami dan saya sepakat tetap harus memperhatikan fasilitas playground yang ada. Misal kami akan menghindari playground yang kurang terawat, karena jika playground tersebut kurang terawat artinya bisa jadi sistem safetynya pun kurang terkontrol.

Beberapa kali, kami lebih nyaman bermain playground indoor dengan alasan beberapa playground yang berada di taman terbuka biasanya sering menjadi jujugan para pasangan muda mudi yang kurang layak menjadi tontonan anak-anak balita.

Ditambah lagi kurangnya kesadaran dari banyak oknum yang semena-mena merokok dimana, padahal di taman bermain tersebut sedang banyak anak balita usia sehat aktif yang membutuhkan udara segar.

Semoga kedepannya akan semakin banyak playground yang terawat dan tidak dijadikan modus pasangan muda mudi memadu kasih didepan umum.

5 comments:

  1. Aiihhh ini hobi Ubii dan Aiden bangeeettt. Jadi tau manfaat manfaatnya, makasi mba Vety. Tadi kaget liat foto pertama, kok mirip banget ama yang di Jogja sampai aku kira itu di Jogja hehehe.

    ReplyDelete
  2. Wah anakKu srg ke playground tp blm pernah sm adiknya,soalnya masih bayi.next kalo adik sudah agak besar pasti seru

    ReplyDelete
  3. Serunya bermain di Playground ya, tapi tetap butuh pengawasan ya mba?

    ReplyDelete
  4. Juna juga suka main di playground, malah suka nguber2 temennya yg cewek, pdhal ggkenal

    ReplyDelete
  5. Emang anak lbh baik main di ruangan/ tempat lapang gtu ya mbak? Mengakomodasi ruang geraknya hehe

    ReplyDelete