Tuesday, December 27, 2016

Kapan Kita Bisa Mengajak Bayi Nonton Bioskop?

Boleh nggak sih sebenarnya kita mengajak bayi kita nonton bioskop? Kapan sebenarnya waktu yang tepat kita para orang tua diperbolehkan mengajak bayi kita nonton bioskop? Usia berapa anak-anak boleh diajak nonton bioskop? Apakah berbahaya mengajak bayi kita nonton bioskop? Dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan lainnya.

Siap Mau Nonton Bioskop?



Mungkin pertanyaan-pertanyaan tersebut akan muncul ketika kita baru saja melahirkan, dimana pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak pernah terlintas dipikiran kita sebelum-sebelumnya bahkan saat hamil besar sekalipun.
Begitu juga dengan saya dan suami, bahkan dulu saat hamil yang terlintas dibenak kami hanyalah nanti ketika bayi kami lahir kami akan bisa menghabiskan waktu menonton film bersama kami cukup dengan melihat film dari VCD atau DVD.

Nyatanya ketika bayi pertama saya lahir, saya sempat mengalami jet lag sesaat. Ada banyak kebiasaan harian yang berubah total setelah saya melahirkan. Dulu saat jenuh di rumah saya bisa pergi kemana-mana sesuka hati saya. Begitu juga ketika butuh hiburan, saya bisa bebas melakukan apa saja yang saya inginkan bersama suami.

Kehebohan saya dan suami dalam menghandel bayi pertama kami ternyata cukup menguras waktu romantis kami. Namun suami dan saya sepakat, bahwa kehadiran anak tidak akan mengurangi kualitas waktu kebersamaan kami.

Jika pasangan lainnya bisa leluasa menitipkan bayi kepada pengasuhnya atau kepada orang tuanya hanya sekedar untuk refreshing memulihkan otak sejenak 1-2 jam, berbeda dengan kami yang hanya bisa mengandalkan diri sendiri dan pasangan hanya untuk sekedar dititipin anak. Alasannya kami memang sepakat tidak menggunakan jasa pengasuh bayi sejak awal, dan orang tua kami tinggal di kota yang berbeda. Sehingga jika kami ingin menitipkan bayi kami untuk sekedar nonton bioskop setidaknya kami harus merelakan waktu 3-4 jam, dan itu sedikit tidak memungkinkan untuk kami yang memilih memberikan ASI eksklusif langsung dari gentongnya kepada bayi kami.

Setelah beberapa saat kami menimbang-nimbang dan mencari informasi ke beberapa teman kapan kami boleh mengajak bayi kami nonton, akhirnya kami memberanikan diri nonton bareng di usia kakak yang menginjak 4 bulan. Horeeeee...Ya kami (terutama saya) butuh refreshing sederhana!

Untuk sebagian orang mungkin pilihan kami ini sedikit anti mainstream, bahkan mungkin akan ada yang kontra karena menganggap kami orang tua yang egois mementingkan "kebahagiaan" tanpa memikirkan bayi kami. Mulai dari cemohan bioskop tempat kuman lah, sampai kasihan dengan gendang telinga bayi kami.

Saya sendiri sebelum menjejakkan kaki ke dalam studio bioskop sebenarnya sudah mempersiapkan segala hal demi kenyamanan anak kami, juga penonton lain yang ada di dalam bioskop. Jadi sebenarnya bahkan usia 4 bulan anak kami juga menjadi salah satu pertimbangan kami untuk mengajaknya menonton bioskop. Alasannya saat bayi berusia masih dibawah 6 bulan biasanya jam tidurnya masih panjang, jadi minim kemungkinan akan terbangun ditengah film. Jadi saya tak perlu kuatir akan ada drama saya kabur keluar dari bioskop karena kuatir tangisan kencang bayi saya mengganggu penonton lainnya.

Sebenarnya ada beberapa tips yang saya lakukan ketika mengajak bayi saya ke bioskop, diantaranya
  • Mencari jam tidur terpanjang
  • Memberikan pakaian yang tebal dan nyaman beserta kaos kaki dan penutup kepala, mengingat suhu ruangan didalam bioskop biasanya semakin dingin. (Lihat Foto Pertama di Atas)
  • Memberikan penutup telinga (earmurf) kepada bayi kita agar suara bising film tidak mengganggu pendengarannya.
  • Mencari jadwal bioskop yang kira-kira sepi pengunjung
  • Mencari film ramah anak alias banyak ditonton oleh anak. Asumsinya jika kita menonton film anak biasanya beberapa anak akan berisik didalam bioskop karena rasa penasarannya, sehingga kita tak perlu kuatir jika sewaktu-waktu bayi kita menangis sedangkan kita tidak bisa secepat kilat keluar dari deretan bangku bioskop.
  • Usahakan mencari tempat duduk di deretan dekat tangga, sehingga jika sewaktu-waktu bayi kita menangis kita bisa secepat kilat meninggalkan ruang theater bioskop.
  • Mengenyangkan (menyusui) bayi saya sebelum film dimulai
  • Mempersiapkan kemungkinan terburuk jika tiba-tiba kami harus keluar ditengah film karena suatu hal di luar prediksi (misalnya : tiba-tiba bayi saya pup).
So far, saat itu suami dan saya bisa menikmati film yang kami tonton, karena bayi kami tidur pulas sepanjang film dimulai. Beberapa kali memang sempat ngulet-ngulet minta nenen (nyusu), tetapi itupun tidak sampai menangis. Sebenarnya ini juga kelebihan memberikan ASI langsung dari gentongnya, karena bisa diberikan kapanpun saat bayi minta.

Jadi sebenarnya kapan sih waktu yang tepat kita boleh mengajak atau membaya bayi kita melihat film bioskop? Mengajak disini dalam artian emak bapaknya ya yang nonton bukan anaknya. Mengingat karena yang nonton bukan anaknya, jadi menurut saya itu tergantung kesiapan emak bapaknya saja.

Salah satu teman saya bahkan ada yang sudah mulai mengajak bayinya nonton saat usia newborn sekitar 1 bulanan. Bagi sebagian orang mungkin itu tindakan egois, nekad dan bahkan ekstrim. Saya pribadi sebenarnya jika melihat dari segi kesehatan agak kurang setuju. Mengingat bioskop merupakan tempat umum dimana pasti ada banyak kuman dimana-mana tak terlihat, sedangkan untuk usia newborn sampai dengan 1 bulan (beberapa mengatakan sampai usia selapan atau sekitar 35 hari) biasanya kekebalan bayi masih belum terbentuk sempurna. Namun, saya juga tidak bisa menyalahkan pilihan teman saya tersebut karena saya sendiri tidak berada di posisinya. Dimana menurut ceritanya dia sempat mengalami babyblues, sehingga saat itu dia butuh hiburan sederhana.

Sharing dari teman saya lainnya ada yang mencoba mengajak bayinya nonton bioskop saat usia 7 bulan. Sebenarnya tidak masalah menurutnya, namun karena bayi berusia 7 bulan durasi tidurnya sudah tidak sepanjang bayi dibawah 6 bulan maka saat itu si bayinya beberapa kali membuat kegaduhan dengan minta berdiri diatas pangkuan.

Saya sendiri pernah beberapa kali mengajak bayi saya nonton bioskop saat usianya sudah diatas 6 bulan (lupa tepatnya kalo nggak 9 bulan ya 10 bulan). Saat itu saya mengakalinya dengan memilih jadwal film pas jam tidurnya. Kalo yang ini memang harus hapal jam tidurnya sih ya.

Nonton Bioskop Rame-Rame
Sebagai tambahan beberapa waktu lalu saya dan suami sempat mengajak nonton bioskop kakak yang berusia 3 tahun dan adik 20 bulan. Kalo yang ini judulnya sesuai request kakak jadi memang anak-anak ikutan nonton. Sehingga pilihan jadwal shownya kami pilih yang bukan jam tidur anak-anak, dan tentunya memilih film anak-anak. Sebagai catatan tambahan untuk usia 3 tahun tiket nonton bioskopnya sudah bayar full ya, jadi jangan ada Korupsi Umur Anak Demi Harga Tiket Murah ya.

9 comments:

  1. Kami wes pernah ngajak Baby Aira nonton, so far dia bisa anteng meski saya wanti2 mama Ivon untuk tutup telinga Baby Aira saat suara film meninggi.
    Yang rempong malah kakaknya, ga bisa diaaam :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beberapa waktu lalu si kakak juga heboh tapi lama2 sekarang dia mulai anteng

      Delete
  2. Aira aku ajak nonton juga pas umur 3 bulan mbak. Malah Mas Aiman dlu yag dr kecil gak kuajak nonton wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasanya anak pertama kita masih penjajakan ya mbak, jadi mau ini itu masih banyak pertimbangan...hehehe...

      Delete
  3. sebenernya pengen juga sih ngajak anakku nonton bioskop, tapi akunya belom berani, soalnya umurnya hampir 2 tahun dan lagi aktif-aktifnya gak bisa diem >_<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ajak nonton yang film anak2 aja mbak kalo sudah mulai bisa paham film

      Delete
  4. Selama ini saya nggak kepikiran apakah boleh atau tidak mengajak bayi ke bioskop. Tapi setelah ini jadi tau. Bisa nih direkomendasikan ke tante saya yang punya bayi usia 9 bulan. hehe. Makasih kak. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh saja sih asal disesuaikan kesiapan ortunya saja

      Delete
  5. Selama ini saya jg gak kepikiran tuh ngajak bayi nonton ke bioskop, takut malah kepotong di tengah film (entah karena nangis atau rewel). Tp, setelah baca artikelnya mba Vety, saya jd tau kapan mau ngajak kakak saya yang baru punya bayi. Salam kenal ya mba :)

    ReplyDelete