Menu

Friday, January 13, 2017

Curahan Hati Untuk Anak-Anakku ... Surat Untuk Anak-Anakku ...

Duhai anak-anakku tercinta ...
Hari ini mamam banyak belajar lagi dari kalian ...

Mamam minta maaf jika selama ini belum menjadi ibu yang baik untuk kalian ...

Ya seperti katamu ketika Mamam bertanya, "Mamam galak ya kak?"
Dan engkau pun mengangguk mantap
"Iya mamam galak!"

Iya nak mamam masih belajar memperbaiki diri menjadi lebih baik dari hari ke hari ...

Engkau selalu mengingatkan mamam dengan kalimat
"Mamam, jangan marah ya ... Maafin kakak sudah salah"
"Mamam nggak marah sama kakak kan? Ketawa sama kakak mam"
"Mamam jangan marahin adik ya, kakak sayang adik"

Begitu juga dengan adik yang mulai bisa menunjukkan perasaan,

Ketika engkau menangis marah karena memang engkau benar-benar salah, maka engkau akan segera memeluk mamam dengan erat ...

Sebaliknya saat engkau merasa benar, engkau-pun marah tak mau menoleh sedikitpun ...

Adik maafin mamam ya nak, masih harus banyak belajar ...

Kelak saat kalian dewasa, tolong pahamilah mamam ... Pahamilah mamammu ini yang galak karena masih harus banyak belajar ...

Mamammu memang bukan seorang peri berhati bidadari ...

Ingatkan mamam saat galak ...
Ingatkan agar mamam mau mendengar keluh kesah kalian ...
Ingatkan mamam agar selalu memahami perasaan kalian ...
Ingatkan mamam saat ucapan mamam menyakiti hati kalian ...
Ingatkan mamam saat kalian terluka oleh mamam ...

Yah akhir-akhir ini mamam banyak belajar, menjadi orang tua bukan berarti berhak semena-mena untuk melukai apalagi menyakiti hati kalian ...

Ingatkan mamam saat mamam mulai menjadi egois, mamam akan selalu belajar untuk menjadi ibu yang bisa menerima masukan dari kalian ...

Begitu juga sebaliknya ...

Mari kita berdiskusi layaknya seorang sahabat ...
Mari kita saling belajar memahami layaknya sepasang belahan jiwa ...

Selalu jadikan mamam sahabat kalian ...
Ceritakan mimpi kalian kepada mamam ...
Ceritakan angan - angan dan harapan kalian kepada mamam ...

Iya mamam hanya seorang ibu yang tak sempurna ...

Seperti halnya teman mamam yang selalu bercerita,
Andai ada universitas yang mengajarkan tentang pelajaran menjadi ibu, mungkin mamam akan mendaftar untuk menjadi mahasiswi nya ...

Ya mamam hanya bisa meng-up grade diri melalui seminar, talk show, grup komunitas parenting yang berisi tentang teori-teori parenting dimana terkadang teori tersebut tak sejalan dengan praktek di lapangan ...
Sehingga mamam harus sedikit ber improvisasi ...

Untuk kakak, maafkan mamam karena secara tidak langsung "memaksakan" kakak menjadi mandiri di saat semua teman di usia mu masih mendapat kasih sayang lebih dari ibunya ...

Untuk adik, maafkan mamam yang mungkin tanpa sadar sering mengabaikan mu karena kakak yang masih membutuhkan mamam untuk belajar lebih mandiri ...

Maaf kan mamam jika harus memaksa kalian berbagi cinta mamam untuk kalian, tapi percayalah cinta mamam untuk kalian tak akan berat sebelah ...

Mamam jadi ingat saat kakak bertanya,
"Mamam itu teman-teman kakak kok punya banyak mamam?!"
Lalu kaupun bertanya "Nanti carikan mamam lagi ya buat kakak"

Mamam sempat shock dan terdiam ...

"Apa yang salah dengan mamam?", begitu sebuah pertanyaan dalam batin mamam ...
Sempat terbersit pertanyaan "Apakah mamam terlalu galak untukmu? Hingga kamu meminta mamam yang lain?"

Jangan nak, jangan minta mamam lagi ya nak ... Please ... (begitu teriak batin mamam)!!!

Ternyata mamam baru mengerti maksud ucapanmu ketika kau berkata, "Nanti enak mam, jadi mamamnya bisa satu-satu sama adik seperti teman-teman kakak yang punya mamam satu-satu".

Nak, disitu mamam menyadari mungkin dirimu selama ini merasa kasih sayang mamam terbagi setengah-setengah untukmu dan adikmu ...

Maafkan ketika adakalanya mamam hanya bisa menggendong adik dan meminta kakak mandiri berjalan sendiri, padahal kakak juga sedang ingin di gendong ...

Yah disitu mamam mulai belajar untuk bisa menggendong kalian secara bersamaan ...

Agar kalian tau bahwa cinta mamam untuk kalian sama, sebesar cinta kalian untuk mamam ...

Kalian tumbuh dengan pribadi yang unik, berbeda satu sama lain namun saling melengkapi.

Hari ini mamam belajar banyak dari kalian, disaat mamam sakit ternyata kalian memberi perhatian lebih untuk mamam ...

Kakak yang tidak mau beranjak dari samping mamam dan memberi semangat mamam berkata "Mam, diinfus itu sakit lo ... Tapi mamam nggak nangis kan", sembari kamu bergelayut manja di sebelah mamam ...

Belum lagi ucapanmu sedari pagi "Mamam jangan diinfus ya, nanti kakak cari mamam", sembari menangis ...

Si adik yang menjadi pengertian, mau mengikuti yayah kesana kemari tanpa rewel, dan saat mamam kembali si adik sudah tertidur pulas tanpa minta nenen ...

Ah, kalian benar-benar so sweet ...

Tumbuhlah menjadi gadis yang berakhlak baik seperti nama kalian ...
Jadilah wanita-wanita sholehah yang selalu berada di jalan Allah SWT ...
Bersinarlah dan jadilah wanita yang membanggakan untuk keluarga dan diri kalian sendiri ...
Berhargalah seperti berlian yang dimiliki oleh seorang putri yang mulia ...
Sukses-lah selalu ...

Barakallah ya nak ...
Doa mamam dan yayah, agar Allah selalu melindungi kalian dan melimpahkan barakah Nya untuk kalian ...
Amin ...

I LOVE U
Mamammu yang selalu belajar menjadi lebih baik untuk kalian dan untuk yayah kalian 😘


15 comments:

  1. Sy juga sering nanya ke anak sy, trus malah pelukkan nangis bareng hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah iya nih, beberapa kali pernah...heheheh tapi terus jadinya plong

      Delete
  2. huwaaaahhh dowoneee :) do the best deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. soale curahan dari hati terdalam mbak...nek ga dalem yo ga dowo :D

      Delete
  3. Huwaaaa so sweet
    Anak-anak itu ya, walaupun emaknya galak dan suka ngomel, tetep aja ujung2nya nyari emak hahaha
    Tapi ya memang, jadi emak itu saatnya belajar sabar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, bener2 masih harus banyak belajar

      Delete
  4. Hiks big hug Mak Vet, giliran aku nnt yg merasakan ada dua anak berdekatan jaraknya. Jadi ibu memang harus kuat dan sabar :')

    ReplyDelete
  5. aku jd pgn meluk anak2ku abis baca ini :).. kdg aku jg galak mbak... tp pernah aku dgr, papinya anak2 nanya ke si kaka, "mami galak ato ga sih?".. yg bikin aku terharu, si kaka bilang, "ga pi...mami ga galak kok.. mami sayang ama fylly kalo marah berarti"..

    ah, pgn nangis dengernya :(.. kdg kalo udh gitu suka nyesel, kenapa aku g bisa jd lbh sabar lg ngadepin anak2

    ReplyDelete
  6. Replies
    1. Ya udah om, peluk istri sama anaknya dulu biar melow nya ilang

      Delete
  7. duh, jadi sedih, inget sama anak-anak, masih suka galak sama mereka

    ReplyDelete
  8. giliran aku nantinya yang akan bisa merasakan anak berdekatan jaraknya. Jadi ibu memang harus kuat dan sabar menghadapi anak

    ReplyDelete