Thursday, February 2, 2017

Menghemat Waktu Menyuapi Kakak Adik dalam Satu Piring

Saya dulu sering membatin jika ada seseorang yang menyuapi anak-anaknya menggunakan satu piring dan satu sendok secara bersamaan. Yang terlintas di benak saya nggak sehat dan saya jadi geli karena membayangkan ludah di sendok menjadi satu. Mohon di maklumi karena saya tumbuh di keluarga dimana ibu saya tidak membiasakan saya untuk minum dan makan di satu wadah gelas dengan alasan kesehatan. Alasan ibu saya sih masuk akal, biar kalo yang satu sakit, yang lain juga nggak tertular.

Awal MPASI Adik-Kakak Menggunakan Piring Masing-Masing

Namun itu dulu jauh sebelum saya "bernasib" kesundulan. Setelah saya memiliki anak dengan jarak usia dekat saya justru sering dimarahi oleh ibu saya karena saya sering menyuapi kakak-adik dalam satu waktu bersamaan menggunakan satu piring dan satu sendok.

Ternyata ada banyak keuntungan yang justru kami dapat ketika saya menyuapi atau membiarkan kakak adik makan menggunakan satu media yang sama, diantaranya :

Keuntungan bagi kakak-adik,
Mengajarkan indahnya berbagi makanan/minuman dengan saudara

Keuntungan bagi saya,
Membantu menghemat waktu saya
Setidaknya sisa makanan yang tersisa tidak terlalu mubadzir
Menggunakan 1 Gelas Menghindari Mubadzir, Karena Tidak Banyak Yang Tersisa
Namun meski demikian saya tidak bisa memungkiri ada beberapa kekurangan, yaitu ketika salah satu sakit (flu, batuk, pilek) maka bisa dipastikan yang lain nggak lama ikut tertular

Tapi biasanya hal tersebut bisa saya antisipasi, setidaknya ketika melihat salah satu dari mereka ada tanda-tanda menuju flu maka saya akan menggunakan sendok (untuk makanan) dan sedotan (untuk minuman) yang berbeda meskipun tetap menggunakan piring/gelas yang sama
Tak dipungkiri beberapa kali saya melihat ibu saya menyounding secara tidak langung kepada kakak untuk tidak memberikan makanan/minumannya kepada adik, sehingga si kakak protes marah besar ketika si adik tiba-tiba mengambil minumannya dengan kalimat "Adik ini punyaku!!!".

Disitu menjadi PR bagi suami dan saya, untuk mulai kembali menyounding kakak agar mau saling berbagi. Bagaimanapun kakak adik saudara yang harus mau saling menyayangi dan berbagi. Seandainya pun salah satu dari mereka sedang pilek atau batuk saya akan memberi pengertian di awal bahwa untuk saat itu jangan berbagi dulu karena badan sedang tidak fit agar sakitnya nggak ping pong. Kalo ping pong yang lelah mamaknya ini.

Serunya karena kebiasaan berbagi ini, terkadang ada kalanya saat tiba-tiba salah satu mereka mencari minuman dan yang lain sedang memegang minuman maka mereka akan dengan sukarela membaginya. Disitu saya benar-benar adem dan ayem lihatnya.

Indahnya Berbagi

6 comments:

  1. Memang ada baiknya makan/minum befa tempat. Tp prakteknya saat punya anak kecil2, ya sekalian

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya biar menghemat waktu juga. hehehe...

      Delete
  2. Saya sering tuh makan satu piring sama ponakan yg kecil. Dia makan dikit, saya yg nyuapin. Tp kalau makanan pedas, biasanya beda tpt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau makanan pedas jadi satu bisa dibayangin mbak hebohnya si ponakan. hehehe

      Delete
  3. Kalo saya dulu memang dipisahin piringnya mba, tapi ke sini - sininya malah bawa 1 wadah yang gedean aja dan disuapin sebelum waktu bermain :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah iya mbak, kalau beda piring rasanya kok nggak selesai2, padahal mereka pengen buru2 main

      Delete