Tuesday, July 18, 2017

Masih Usaha Mengajarkan Anak-Anak Makan Sendiri

Ehm, makan sendiri ini tahapan yang sepertinya memang agak telat saya ajarkan ke anak pertama saya. Hanya karena kelebay-an saya yang dulu males ngadepin rumah berantakan. Iya, dulu saya was-was jika rumah lengket karena makanan yang tumpah dimana-mana otomatis saya harus buru-buru bersihkan rumah. Sedangkan terkadang belum juga selesai urusan beres-beres rumah, eh si adik sudah nangis gower-gower minta nenen. -_-"


Tapi, ya sudahlah... nggak usah terus-terusan menyesali yang sudah lewat, sekarang yang penting fokus sama solusi untuk mengajarkan makan si kakak dan adik.
Oh ya, jika biasanya saya hanya memberikan satu piring untuk berdua, demi menghemat tenaga buat cuci piring, kali ini saya membiarkan mereka makan di piring masing-masing, dengan sendok masing-masing pula.

Untuk mengajarkan kakak adik makan sendiri dengan sendok, salah satunya dengan memberikan kuah. Alasannya ketika diberi kuah, nasinya tidak akan terlalu menggerombol terlalu besar-besar. Seperti beberapa waktu lalu, kakak sempat komplain, "Mam, potongin nasinya biar kecil-kecil."

Aha...iya kebetulan saat itu nasinya memang menggerombol jadi besar-besar, lebih besar dari ukuran sendoknya. Hihi...

Yang masih perlu dikoreksi dari tahapan ini, adalah baik kakak dan adik masih harus belajar membedakan mana tangan kanan dan tangan kiri.

Berkali-kali saya lihat mereka masih menggunakan tangan kiri, sehinngga perlu diingatkan lagi, mana yang tangan kanan mana yang tangan kiri.

Lalu, hal lainnya yang perlu menjadi koreksi untuk saya yaitu, memang namanya belajar kemandirian itu perlu sebuah kebiasaan. Jadi adakalanya beberapa kali saya perhatikan, alih-alih makan sendiri si kakak dan adik malah nggak buru-buru makan makanannya.

Jadi piringnya digeletakkin gitu saja, lalu mereka sibuk dengan mainannya (-_-")
Oh iya, fyi kebetulan memang kami nggak punya meja makan khusus, jadi maemnya ya lesehan dibawah. Nah, ini yang jadi tantangan sendiri, karena saat makan lesehan ini mereka jadi bisa riwqa riwi ke sana kemari.

Seperti pagi ini contohnya, setelah piring saya sajikan, eh mereka malah ambil boneka Ana Frozen milik mereka, lalu mereka malah main drama, "Duh, ini bau apa ya...". Lalu satunya nyaut, "Auk-auk..."

Disitu lagi-lagi saya butuh kesabaran ekstra, biar mulut ini nggak bengok-bengok mikiri kakak adik yang nggak buru-buru memakan sarapannya. Haha...

Note : Oh iya, mungkin untuk step-stepnya memang tidak saya sertakan foto, karena saya mencoba untuk fokus memperhatikan prosesnya. Jika saya sibuk dengan gadget atau kamera untuk memfoto biasanya mereka malah terpecah konsentrasinya terhadap makanan dan ingin meminta gadget saya (-_-")

#Level2
#BunsayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari
#day6

No comments:

Post a Comment