Saturday, August 26, 2017

Meminimalisir Kecanduan Gadget

Selama di rumah nenek ini, saya berusaha agar anak-anak tidak terlalu sering bermain gadget, demi kesehatan mata salah satunya.



Seperti biasa setiap bangun tidur entah karena bosan, si kakak beberapa kali meminta saya agar mengijinkannya melihat you tube.

Biasanya saat itu juga saya dengan tegas menolak. Si kakak sempat tanya, kenapa sih mam?

Saya bilang, karena masih pagi dan kalian belum mandi apalagi makan!

Saya tidak ingin rutinitas pagi terganggu dengan adanya gadget, karena biasanya kalau sudah pegang gadget anak-anak akan lupa semua.

Meski demikian, saya juga harus mengingatkan diri agar saya yang hampir 7x24 jam bersama mereka sebisa mungkin menjadi teladan dalam penggunaan gadget.

Jangan bisanya cuman melarang, tapi saya sendiri hobby mantengin gadget 😑

Dengan alasan itu juga, beberapa hari ini saya meminta ijin tidak terlalu aktif di beberapa grup whatsapp. Selain itu saya juga berusaha menolak ajakan untuk masuk ke banyak grup whatsapp yang serupa.

Suami pernah menasehati saya, cukup 1 saja grup sama yang mewakili, jangan semua grup diambil. Suami memang sejak awal meminta saya menjadi stay at home mother dengan alasan agar anak-anak bisa fokus saya handel.

Oke, untuk mengurangi penggunaan gadget ini sebenarnya yang sepertinya agak berat ya, karena sehari-harinya kita dimudahkan oleh gadget.

Meski demikian saya harus berusaha. Bersyukur hari ini saya bisa sedikit melupakan gadget saya, saking lupanya saya sempat lupa keberadaannya. Iya saya lupa naruhnya 😂

Saya pun berusaha menghabiskan waktu seharian saya yang berkualitas bersama anak-anak. Dengan bercanda, bersenda gurau. Lebih takjubnya saya terharu ketika si adik tiba-tiba dengan etesnya bisa berhitung 1 sampai 10. So wowwwww...

Dan dia dengan bahagianya mengulang-ulang ucapannya tersebut sambil sumringah. Saya jadi ingat, yap setiap anak memiliki karakter yang berbeda. Jika dulu si kakak bisa membedakan warna di usia 2 tahun, si adik bisa berhitung. Dan itu tanpa paksaan, tanpa saya ajarkan. Dari mana mereka bisa? Saya menebak dari dia memperhatikan kami.

Selain bersenda gurau bersama, saya juga meminta si kakak adik untuk mau bertanggung jawab membersihkan mainannya.

Satu lagi, si kakak adik hari ini makan dan nyemilnya lahap. Ketika saya ke dapur ada saja yang diminta, mulai kentang goreng, siomay goreng, edamame, dsb. Hihi ...

#Day17
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP
#ProjectMenghilangkanKebosanan

1 comment:

  1. Tantangan tersendiri apalg u blogger kayak kita untuk gak pegang gadget yaa mba. Apalagi kl nulisnya dihp

    ReplyDelete