Friday, September 22, 2017

Game Level 4 Bunda Sayang IIP #day16

Setelah menunggu cukup lama, karena puzzle 3 D yang saya belikan untuk melatih kreatifitas kakak adik nggak datang juga, saya pun memutuskan mencarikan mainan lain untuk kakak adik. Mainan apa saja yang penting bisa melatih kreatifitas dan cara berpikirnya. Hingga jatuhlah pilihan saya pada domino yang berupa balok.


Duh, ini kalau ketahuan nenek dan eyang uti bisa-bisa kena omel nih. Masak anak kecil diajarin main domino?! Hehe ... Iya sih kalau lihat dari sudut pandang "domino" saja kesannya memang kurang oke.

Tapi sebenarnya alasan saya membelikan mereka mainan domino itu agar mereka belajar mix and match bentuk titik yang sama.

Jadi kalau bisa dilatih kreatifitasnya kenapa tidak.

Benar saja, saat tadi si kakak diajak bermain domino oleh om nya, si kakak saya dengar juga menghitung jumlah titiknya.

Jadi untuk mengkroscekkan apakah titik yang dia cocokkan sama, tak hanya melihat bentuknya, dia belajar untuk menghitung titiknya juga.

Selain membelikan mainan domino, hari ini kami sepakat mengajak kakak adik berenang.

Nah, di sini saya mendapat cerita dari suami, ketika saya mencoba berenang, si adik yang awalnya memperhatikan, langsung sok gaya meniru gaya tangan saya sekaligus muka saya yang naik turun. Kebetulan saya memang suka berenang gaya dada, banyak yang menyebutnya ini gaya katak. Hehe ...

Lalu seharian saat pulang, kebetulan si adik rewel. Ada saja yang diperbuatnya di sela-sela kerewelannya. Saya pun mencoba memasang muka marah, sembari memanggil si adik. Eh bukan melihat muka saya, si adik malah pura-pura buang muka.

Selain itu si adik juga malah pasang tampang pura-pura tidak terjadi apa-apa sembari berkata, "mamam adik sayang mamam."

Kalau kata suami, respon adik itu justru menunjukkan kalau adik tahu saya sedang marah, tapi dia takut jadi dia pilih pura-pura tidak tahu berharap marah saya meredah. Ini juga terbukti dari rayuan si adik yang merayu mengatakan kepada saya bahwa dia sayang saya. Hehe ...

Nah, respon adik yang saya minta melihat muka saya ketika saya marah atau tidak mau melihat saya tersebut, sementara saya anggap sebagai bentuk respon tipe pembelajar visual dari adik, karena selama ini kalau saya marah sampai mulut monyong pun adik malah cenderung nggak tahu.

Cenderung nggak tahu dan pura-pura nggak tahu ini, menurut saya sangat berbeda.


#tantangan10hari
#level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP
#day16
#BelajarLebihBaik

No comments:

Post a Comment