Friday, September 8, 2017

Game Level 4 Bunda sayang IIP #day2

"Elsa ... Sini Elsa ... Anaaaaa ... Anaaaaa ... Di mana kamu?", mendengar percakapan kakak adik yang sambil lari-lari itu membuat saya yang dari tadi ngerjain artikel tentang produk perawatan kulit bayi dari mustela bebe, langsung berhenti sejenak, sembari memperhatikan apa yang sedang dilakukan kakak adik saat itu 😂



Ini anak dua lagi ngapain coba? 😂

Terus saya tanya mereka, "Lagi ngapain sih kalian?"

Ternyata mereka sedang bermain peran 😂 di mana adik mengambil peran sebagai Elsa dan kakak sebagai Ana. Hihihi ... Lucu lihatnya ...

Saya pun mencoba mengamati karakteristik cara belajar kedua buah hati saya dari hal tersebut, sembari merenung apa saja yang sudah dilakukan mereka seharian ini.

Lalu saya pun ingat, hari ini mereka juga sempat bermain malam (semacam playdough tapi yang terbuat dari lilin).

Di situ jujur saya dibuat takjub, karena si kakak tiba-tiba dengan imajinasinya bisa membuat karakter orang.

Kemudian saya pun meminta ijin untuk boleh memfoto hasil karyanya tersebut, agar bisa saya tunjukan ke suami yang masih kerja di kantor.

Tak mau kalah si adik pun sempat memamerkan hasil karyanya yang dia sebut sebagai jajan. 😁

Jika saya pelajari, sebenarnya memang sementara ini si adik lebih banyak menduplikasi apa yang dilakukan oleh kakaknya. Hal ini mungkin karena memang bagaimanapun kakak itu adalah sosok orang yang akan menjadi teladan untuk adik.

Saya pun mengingat-ingat dulu saat episode toilet training pun si adik memulai karena ikut-ikutan kakaknya. Ketika sang kakak ke kamar mandi, maka si adik pun minta ikut ke kamar mandi.

Namun, saya mulai melihat beberapa kelebihan masing-masing yang jika disatukan maka akan saling melengkapi.

Si kakak yang memiliki daya imajinasi, dan kreatifitas tinggi membuatnya selalu ada saja ide untuk bermain sesuatu dengan adiknya. Dan biasanya hal ini membantu suami dan saya untuk bisa memahami apa yang diminta adiknya. Jadi ketika adiknya meminta sesuatu dan kami nggak paham, maka si kakak akan langsung menterjemahkannya.

Bagaimana dengan si adik?
Si adik pun tak kalah memiliki inisiatif yang mencengangkan. Seperti tadi ketika mereka sedang makan jeruk bersama, maka si adik langsung inisiatif mengambil tisu untuk digunakan sebagai alas menaruh kulit dan isi jeruk agar tidak bertebaran di mana-mana.

Oh iya tambahan lainnya, di usianya yang ke 2 tahun, jika kakak dulu Alhamdulillah sudah bisa mengenal warna dengan benar, maka berbeda dengan adik meskipun belum bisa mengenal warna, Alhamdulillah dia sudah bisa berhitung angka 1 sampai 10 dengan benar.

video

#tantangan10hari
#level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP
#day2
#BelajarLebihBaik

No comments:

Post a Comment