Sunday, October 29, 2017

Yuk Membaca! Allah, Please Forgive Me

For Things To Change I Must Change First, begitu slogan sederhana tapi memiliki makna mendalam, pada game bunda sayang level 5 di Institut Ibu Profesional. Sebenarnya selama 3 hari kemaren tak hanya kakak adik saya biasakan membaca buku anak-anak, saya sendiri pun ikut membiasakan diri membaca buku. 1 buku yang saya pilih untuk saya baca adalah buku berjudul Allah, Please Forgive Me.

Buku dengan sampul berwarna ungu ini lebih ditujukan kepada pembaca perempuan. Memiliki tebal sekitar 212 halaman, saya pun mencoba berkomitmen membaca buku tersebut dengan membaca sebanyak 50 halaman perhari. Iya biar selama 4 hari bacanya kelar!


Buku ini mengajak pembaca untuk lebih bisa menyadari dan mengoreksi diri bahwa kita masih penuh dosa, sehingga sudah seharusnya kita memohon maaf (taubat) kepada Allah.

Jangan Sombong
Ada banyak hal yang terkadang mungkin tidak kita sadari jika kita lakukan akan menambah dosa kita.

Dikisahkan dalam buku tersebut, ada seorang wanita yang kala itu sedang antri menunggu penentuan nasib akan dimasukkan surga atau neraka. Sang wanita sebenarnya sangat yakin, dia akan masuk ke dalam surga karena dia yakin memiliki amal perbuatan yang baik. Bahkan mungkin tak ada celah yang bisa membuatnya berbuat dosa.

Waktu Adalah Kehidupan
Faktanya sang wanita tetap harus masuk neraka, karena dianggap pernah membunuh. Dia pun terkejut karena merasa tak pernah membunuh. Hingga akhirnya dijelaskan oleh sang malaikat, bahwa dulu semasa hidup si wanita pernah berbaju sering tidak menutup auratnya, hingga membuat munculnya nafsu seorang lelaki saat melihatnya, lalu menculik seorang gadis dan melampiaskan kepada  gadis tersebut. Setelah puas melampiaskannya, si lelaki tersebut takut dan membunuh gadis yang diperkosanya tadi. Oleh sebab itulah, dosa yang dilakukan oleh lelaki tersebut harus ditanggung oleh si wanita, karena wanita tersebut menjadi pemicu munculnya nafsu si lelaki tersebut.

Terdapat kisah inspirarif lainnya yang mengajarkan kita selalu sabar menghadapi hal yang menyakitkan.

Diceritakan Ummul Mukminin Aisyah yang sempat terkena fitnah. Saat itu beliau sedang ikut Rasulullah dalam suatu peperangan di wilayah Bani Musthaliq.

Dalam perjalanannya kembali ke Madinah, Rasulullah dan para sahabat sempat beristirahat. Dalam istirahat tersebutlah Aisyah keluar sejenak untuk shalat hajat. Selesai shalat hajat tersebut, beliau sebenarnya segera kembali, tetapi beliau baru menyadari jika kalungnya terjatuh, sehingga beliau mencari lagi ke tempat shalat hajat tersebut.

Sekemnalinya dari mencari kalung tersebut beliau baru menyadari jika rombongan Rasulullah dan sahabat-sahabatnya sudah pergi, dan tidak menyadari jika Aisyah tertinggal. Hingga akhirnya Shafwan bin Muaththal yang bertugas menyisir dibelakang menemukan beliau.

Lalu Aisyah pun naik ke atas hewan tunggangan shafyan, sedangkan shafyan menuntun hewannya dari depan. Tak sekalipun shafyan menoleh apalagi berbincang-bincang dengan Aisyah lantaran Shafyan sangat memahami etika adab dan akhlak.


Setibanya di tempat berkumpul para sahabat, muncullah kabar tidak sedap, sehingga membuat Aisyah mengalami masa-masa sulit, karena sangat sulit meyakinkan semua orang. Bahkan Rasulullah pun hanya diam. Hingga akhirnya beberapa waktu berlalu muncullah penjelasan dari Allah SWT.

Ada banyak hikmah dan pelajaran yang bisa kita petik dari buku tersebut. Terdiri dari 37 judul dengan masing-masing halamannya yang tak terlalu banyak, sehingga membuat kita tidak terlalu lelah dan tidak cepat bosan saat membacanya.


Judul Buku : ALLAH, PLEASE FORGIVE ME
Penulis : Mhd. Rois Al-Maududy
Penerbit : Genta Hidayah
Cetakan : Pertama, Surabaya, Mei 2017


#day4
#GameLevel5 
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

No comments:

Post a Comment