Thursday, November 2, 2017

Belajar Jadi Smart Mom dari Jendela Dunia

"Duh, ngapain sih baca-baca buku remaja! Buang-buang waktu saja!" Begitu batin saya dulu sebelum saya mulai mencintai dunia menulis. Hingga akhirnya saya tanpa sengaja ketemu dengan salah seorang penulis buku best seller (buku motivasi islam) di media sosial facebook, dan berguru tentang dunia kepenulisan kepada beliau. Dari situ saya belajar banyak. Salah satunya akhirnya saya mulai menyadari betapa pentingnya kebiasaan membaca buku.
Salah Satu Buku Antologi
Yang Membuat Saya Memutuskan Berguru Kepada Beliau

Saya akui, sejak hamil dan melahirkan hampir jarang sekali saya mampir ke toko buku untuk sekedar beli buku, karena kan pikir saya, "Duh kapan bacanya!"

Belum lagi pikiran, "Duh sayang duitnya! Mending buat beli keperluan lainnya."

Tapi saya lupa fakta tentang, "Buku adalah Jendela Dunia!"

Salah Satu Buku Remaja
Hasil Berguru Kepada Beliau
Yang Insya Allah Akan Segera Ada di TB. Gramedia
Lalu kemudian beliau mulai memberikan nasehat-nasehat kalau mau jadi penulis itu, saya harus banyak-banyak membaca.

Saya dulu masih nggak paham alasannya, tapi semakin ke sini saya semakin paham. Ini didukung juga dengan tugas yang diberikan oleh Institut Ibu Profesional di kelas Bunda Sayang Level 5, yang berkaitan dengan tugas membaca. Dimana dikarenakan anak-anak saya masih berusia balita dan belum waktunya membaca, jadi setidaknya kalau ingin membiasakan mereka membaca harus di mulai dari saya dulu.

Ya Allah, Izinkan Aku Hamil
Buku Pertama Saya Yang Insya Allah Sudah Terbit di TB. Gramedia
Harapannya dengan melihat saya hobby membaca, anak-anak akan ikut tertarik membaca.

Ini terbukti sebenarnya, setelah 8 hari menjalani game ini, setidaknya buku koleksi saya dan anak-anak bertambah.

Selain itu, anak-anak jadi sangat antusias kepada buku. Saat ke toko buku mereka akan memilih buku mana yang akan dimilikinya, dan sesampai di rumah mereka akan meminta dibacakan buku-buku tersebut.

Seperti sore ini ada buku menarik yang minta dibacakan oleh adik. Melihat buku tersebut sebenarnya bukan hanya adik yang tertarik. Bahkan saya pun berkali-kali dibuat takjub dengan buku tersebut, karena keunikannya.

Isinya bukan sekedar buku baca biasa, karena di dalamnya terdapat bagian-bagian yang bisa dimainkan, sehingga membuat anak-anak bisa memiliki imajinasi tentang apa yang diceritakan di sana.

Ada banyak judul dari buku seri tersebut. Salah satunya tentang "Park" atau taman (bermain). Di dalam buku tersebut saya pun merasa ikut diajak berimajinasi bagaimana suasana bermain di taman tersebut. Mulai dari ada permainan jungkat jungkit yang dimainkan di buku tersebut, sampai ada kolam ikan yang ikannya bisa bergerak.

Saat membaca buku ini, mau tak mau saya sendiri jadi banyak mengembangkan kemampuan saya untuk mendongeng, karena bahkan buku tersebut hanya memiliki sedikit tulisan.

Ah benar saja, ini alasan kenapa saya disarankan untuk sering-sering membaca buku, salah satunya ya sebagai media pembelajaran saya menjadi seorang ibu yang smart dan keren tentunya. Hehe ...

Oh iya, tentang guru penulis saya, kapan-kapan saya akan tulis tentang profil beliau di blog saya ya.

No comments:

Post a Comment