Sunday, May 28, 2017

Tentang Sebuah Kejujuran dan Saling Percaya (Part-2)

Jadi, setelah suami cerita kronologis kemana, untuk apa, dan dengan siapa ke TP? Terjawab sudah apa yang menjadi kekhawatiran ibu sampai menghebohkan saya di pagi hari yang cerah itu.





Saturday, May 27, 2017

Tentang Sebuah Kejujuran dan Saling Percaya

Siang itu, tiba-tiba ponsel saya berbunyi. Terlihat nomer ibu di layar ponsel. "Halo, bu... Iya?" Begitu jawab saya di telepon. "Kamu dimana?" begitu tanya ibu di seberang telpon. Saya langsung buru-buru mengingat apa saya belum bilang ke ibu kalau minggu itu tidak pulang ke rumah. Baru saja saya mengingat, kalau seharusnya saya sudah ijin ibu tidak bisa pulang minggu itu. Tiba-tiba ibu bertanya lagi, "Semalam suamimu kemana?"


Friday, May 26, 2017

Belajar Jujur dari Hal Paling Sepele Kepada Anak

Beberapa hari ini kakak dan adik sedang saking berjama'ah. Entah kenapa keduanya panas badannya cukup tinggi. Si kakak yang awalnya tiba-tiba suhu badannya 39,2°C disusul oleh si adik yang juga saat tidur malam suhu tubuhnya menjadi berada di kisaran 39°C. Kuatir? Tentu... Tapi saya berusaha tenang.

Thursday, May 25, 2017

Rambut Sehat Tertutup Hijab

Dulu sebelum memutuskan menggunakan hijab, seringkali saya ragu dan was-was apakah saya akan sanggup terus menggunakan hijab mengingat cuaca di tempat saya tinggal panasnya sangat mencetar. Jangankan berhijab, saat itu sekedar berambut panjang saja cukup membuat gerah. "Nanti saja, kalau saya sudah siap kepanasan baru saya berani berhijab, daripada nanti sok-sok an berhijab tapi malah bongkar pasang" begitu pikir saya.

Wednesday, May 24, 2017

Masih Tentang Innerchild

Entahlah sudah berapa kali saya dan ibu berdebat, hanya karena hal-hal sepele yang berakhir menjadi besar. Saking seringnya saya selalu berusaha untuk tidak memberikan pembelaan walaupun saya merasa benar. Namun adakalanya saya benar-benar ingin dipahami oleh ibu saya, layaknya ibu lain yang bisa memahami perasaan anak-anaknya.

Tuesday, May 23, 2017

Tetap Semangat Menulis

Menulis adalah salah satu hal yang paling saya sukai, karena dengan menulis saya bisa melepas semua beban yang ada di pikiran. Selain itu dengan menulis saya juga bisa berbagi banyak hal, sehingga tak ada lagi istilah merasa tak berguna. Bisa dibilang menulis bisa membuat hidup menjadi semakin berwarna.

Monday, May 22, 2017

Belajar Melepaskan Innerchild Yang Terluka

Kurang lebih sudah hampir 2 minggu lebih, setelah kami membagi kue tart syukuran keberhasilan kami memberikan ASI selama dua tahun untuk si adik. Saat itu seperti biasa kami berusaha memikirkan apa yang bisa kami berikan untuk ibu menjelang hari pergantian usia beliau sebagai ungkapan terimakasih kami. Lama memikirkan, akhirnya kami memutuskan untuk memberi kue tart yang sama persis dengan milik adik, alasannya simpel karena selama 2 minggu tersebut ibu beberapa kali menagih meminta saya untuk membelikan kue tersebut.